Suara.com - Memang tak semua anak beruntung dilahirkan dari keluarga mampu yang bisa memanjakan mereka. Sebuah potret ironi dua nasib anak yang berbeda terekam di media sosial.
Pada video yang beredar, terlihat kondisi pantai yang dikunjungi wisatawan.
Video yang diunggah akun Instagram @underc0ver.id itu mulanya menunjukkan video seorang ayah yang tengah bermain dengan anaknya.
Dalam video tersebut, sang anak bermain pasir sementara ayahnya sibuk merekam putranya tersebut.
Namun pemandangan berubah ketika kamera diarahkan ke sisi lainnya.
Terlihat seorang anak bukan tengah bermain dengan ayahnya. Bocah yang masih kecil itu bermain pasir sendiria.
Namun tak hanya itu, ia menggendong asongan dan menjajakan tisu. Bocah tersebut ke pantai untuk menjual tisu.
"Semangat ya dek," ungkap akun tersebut.
Video yang diunggah Kamis (11/3/2022) itu tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
Baca Juga: ATURAN BARU Syarat Anak-anak Masuk Mal di Depok
"Different world, different story. Ini cerita dunia yang sesungguhnya," komentar warganet.
"Kalo lihat yang beginian tuh langsung berasa nyes banget di hati," imbuh warganet lain.
"Beruntungnya kita diberikan tulang yang kuat," tulis warganet di kolom komentar.
"Jadi keinget lagi, ternyata udah selama itu semua yang ku punya indah tapi tak sempurna," timpal lainnya.
"Ketimpangan sosial yang ada di sekeliling kita," balas warganet lain.
Saat berita ini dibuat, video tersebut telah ditonton lebih dari 28 ribu kali dengan ribuan komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia