Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik mengatakan saat ini pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) sudah mencapai 98 persen. Diperkirakan proyek pembuatan stadion kandang klub sepak bola Persija Jakarta ini akan rampung pada awal April.
Hal ini dikatakan Taufik seusai berkunjung ke lokasi pembangunan JIS, Jakarta Utara. Ia turut didampingi oleh Direktur Pengelolaan Aset PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Gunung Kartiko dan pihak terkait lainnya.
Taufik terlihat mendatangi langsung lapangan utama JIS dan mengunjungi fasilitas lainnya seperti trek jogging di atas atap atau sky view deck.
"Kami mau memastikan progress-nya sudah sampai mana. Bersadarkan informasi yang kami dapat, sudah 98 persen," ujar Taufik di lokasi, Minggu (13/3/2022).
Selanjutnya, pihak federasi sepak bola dunia atau FIFA disebutnya akan datang langsung ke lapangan JIS. Nantinya akan dilakukan serangkaian uji coba sebelum dibuka untuk umum.
"Kan FIFA mau datang nih ke sini tanggal 23 (Maret), katanya mau uji coba lapangan ini. Kemembalan, kemudian serapan air," jelasnya.
Karena selesai April, artinya target peluncuran atau launching JIS molor dari rencana awal, yakni bulan Maret.
Gunung Kartiko mengatakan, nantinya akan ada dua acara peluncuran JIS, yakni soft dan grand launching. Soft launching rencananya merupakan turnamen sepak bola yang mengundang klub sepak bola eropa.
Acara ini sempat tertunda karena penyebaran Covid-19 yang meroket. Sementara grand launching nantinya akan ada acara konser dan pembukaan meriah.
Baca Juga: Sudah Minta Tak Banding Soal Kali Mampang, Gerindra Duga Anies Hanya Pentingkan Gengsi
"Ada dua (launching). Soft launching dan ada launching. Jadi soft launching sempat disampaikan kemarin terkendala karena masalah Covid aja karena Omicron terkendala tapi secara planing tetap akan kita lakukan," pungkasnya.
Proyeksinya, stadion berkapasitas 82 ribu penonton ini juga menjadi stadion terbesar ketiga di dunia dan terbesar di Asia Tenggara. Fasilitas yang disiapkan ini nantinya akan membuat JIS menjadi stadion serbaguna yang bisa dipakai untuk berbagai acara besar seperti konser musik
JIS juga bakal dilengkapi dengan atap buka tutup yang mengadopsi struktur space frame atau kerangka struktural tiga dimensi. Struktur ini terdiri dari bola sendi, dan elemen yang terdiri dari pipa, konus, hexagon, dan baut high tensile (HT).
Space frame adalah suatu sistem struktur rangka ruang yang kaku dan ringan serta menggunakan sistem sambungan antar batang yang membentuk segitiga dengan joint-joint yang saling mengunci dengan pola geometri.
Stadion macan Kemayoran ini juga akan menggunakan rumput hybrid berstandar internasional. Kelebihan rumput hybrid, lapangan dapat digunakan hingga 1.000 jam pertandingan bila dibandingkan rumput natural, hanya bisa kuat selama 300 jam.
Berita Terkait
-
Dirotasi PKS dari Jabatan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Ini Respons Suhaimi
-
Pengerjaan Trek Formula E Capai 52 Persen, Taufik Gerindra Yakin Bulan April 2022 Rampung
-
Trek Formula E Dibangun Permanen, Wakil Ketua DPRD DKI: Bisa untuk Event Otomotif Lainnya
-
Bus TransJakarta Terlibat Insiden dengan Sepeda Motor, Manajemen Diminta Kontrol Pengemudi
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing
-
Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul
-
Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz
-
Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir
-
RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra
-
Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz
-
Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik
-
Gus Ipul: Pemerintah Kaji Tambahan Bansos untuk Jaga Daya Beli Masyaa
-
Jubir Jusuf Kalla Respons Laporan Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama saat Ceramah di UGM
-
Misteri Jasad Luka Leher di Sungai Jombang: Tertelungkup Tanpa Identitas, Diduga Bukan Warga Sekitar