Suara.com - Baru-baru ini warganet dibuat terpingkal dengan curhatan seorang kurir ekspedisi. Lewat video singkat tersebut, sang kurir mengungkapkan keluh kesahnya karena alamat pengiriman paket tersebut malah mengarah ke sebuah pemakaman.
Hal ini seperti terlihat di video unggahan akun Instagram @andreli_48. Seorang kurir pengantar barang menyuarakan keluh kesahnya lantaran pembeli yang menuliskan nama serta alamat yang kurang jelas.
Parahnya, paket tersebut ternyata dibeli dengan metode cash on delivery alias kurir harus menyerahkan barang serta menerima uang dari pembeli.
"Minta tolong ya, bagi yang COD nih, tolonglah ya, namanya, alamatnya, yang jelas dikit," begitulah komplain yang disampaikan kurir dalam videonya, seperti dikutip Suara.com pada Selasa (15/3/2022).
Kurir lantas memfokuskan kameranya pada resi yang dicetak di bagian luar paket. Pantas saja bila kurir sampai protes, pasalnya nama penerima barang tersebut memang kurang jelas, yakni "JanganLupaNafass".
"Nama kamu 'JanganLupaNafass'," tutur kurir tersebut, kemudian mengalihkan kameranya kepada alamat yang ditunjukkan oleh peta. "Tapi alamat kamu di sini, sesuai maps."
Rupanya peta mengarahkan kurir itu ke sebuah pemakaman yang sangat sepi, bahkan pada siang hari. "Aku tanya warga tidak ada yang tahu," sambung sang kurir, kemungkinan karena nama pembeli yang tidak jelas.
"Kalau nggak COD nggak apa-apa," lanjutnya lagi. "Ini COD. Tolong, bangun dulu, bayar dulu COD-nya, ya? Kalau selesai bayar COD-nya deh, aman aku. Minta tolong lah."
Guyonan yang disampaikan dengan nada frustrasi di akhir videonya membuat warganet jadi ikut menertawakan nasib sang kurir.
Baca Juga: Warganet Heboh Ada Jefri Nichol KW Jual Nasi Padang, Simak Videonya di Sini!
"Teriakin bang biar bangun. Baru ngerti kalau makluk tak kasat mata pesan online," celetuk @andreli_48 sebagai caption unggahannya.
"La kan bener namanya bang,, 'jangan lupa napas', takut jantungan," kata warganet.
"Kan ada nomor HP nya.. Kenapa ngga di hubungi aja..!!" saran warganet lain.
"Lah hantunya beli jersey barcelona," ujar warganet, merujuk pada barang yang tampak dibeli dengan metode COD itu.
"Jangan jangan tuh barang buat yang mati," seloroh warganet.
"Wkwkwk masih minta bayar dulu," timpal yang lainnya.
Untuk video selengkapnya dapat disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
Warganet Heboh Ada Jefri Nichol KW Jual Nasi Padang, Simak Videonya di Sini!
-
Curhat Penghuni Baru Apartemen, Terganggu Tetangga Suka Teriak-teriak Suaranya sampai Nembus Kamar
-
Saluran Air Bocor di Jalan, Orang Ini Malah Numpang Memandikan Honda Vario, Publik: Dia Menggunakan 100 Persen Otaknya
-
Viral Kuli Bangunan Mirip David de Gea, Hasil Kerja Pas Buat Tembok Bikin Ngelus Dada
-
Detik-Detik Anggota TNI 'Terjun Bebas' Akibat Gagal Kembangkan Parasut, Ekspresi Jadi Sorotan: Senyumanmu Luar Biasa
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!