Suara.com - Kasus Doni Salmanan memang menjadi perhatian belakangan ini. Tak heran berbagai video lamanya kembali viral dan disangkutkan dengan kasunya sekarang.
Salah satunya adalah videonya bersama Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) di Channel Youtube Bamsoet. Video tersebut pertama tayang pada 18 Agustus 2021.
Pada video tersebut, Doni ditanyai soal pekerjaan dan penghasilan besarnya. Namun selain ditanyai soal pendapatan yang besar Doni malah terlihat gelagapan saat ditanyai pajak.
Mulanya dalam video tersebut, Bamsoet menanyakan hasil terbesar Doni dalam trading. Dengan malu-malu Doni menyatakan bahwa penghasilan terbesar adalah Rp 5 miliar dalam satu bulan.
"Terbesar (penghasilan) ya pak ya, aduh saya jadi malu euy," ungkap Doni sambil tertawa.
"Oke keuntungan terbesar saya sih pak baru di akhir bulan-bulan sekarang ya, kemarin Alhamdulillah saya mendapatkan uang yang lebih dari biasanya, itu nyampe Rp 5 M pak, sebulan," ungkap Doni.
Mendengar jumlah yang dinyatakan Doni, Bamsoet kemudian kemudian menyinggung soal pajak.
Namun respons Doni saat ditanyai soal pajak jadi sorotan, karena tak sesumringah sebelumnya ia malah terlihat gelagapan.
"Bayar pajak enggak kalau gitu?," tanya Bamsoet.
Baca Juga: Unggah Foto Suasana Kemah di Titik Nol IKN Nusantara, Instagram Jokowi Banjir Doa dari Warganet
"Ah, apa?" ujar Doni terbata-bata.
Bamsoet kemudian meneruskan pertanyaannya dan mengonfirmasi adakah pajak yang dibayarkan Doni.
"Enggak, maksudnya ada enggak begitu Doni menang langsung te-record di Kemenkeu atau pajak. (Atau) enggak ada tagihan pajaknya?," tanya Bamsoet.
"Iya, enggak ada. Jadi kalau misal untuk bayar pajak, saya sudah di list segini segini, baru dibayar," jawab Doni.
Meski diunggah beberapa bulan lalu, video tersebut masih mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Dari sini keliatan dari pertanyaan pak Bamsoet tentang pajak, dari jawaban doni tentang pajak raut muka pak bamsoet terlihat sudah curiga sangat pintar pak Bamsoet," ungkap warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?