Suara.com - Ekonomi digital Indonesia berkembang pesat sejak awal pandemi, Pemerintah juga mendorong sektor UMKM untuk memanfaatkan platform digital dalam memasarkan produknya. Strategi ini telah berhasil menaikkan lebih dari 8,4 juta UMKM yang saat ini memiliki platform digital untuk menjual produknya. Transformasi ekonomi digital merupakan salah satu fokus utama Presidensi G20 Indonesia tahun 2022 dengan memberikan perhatian serius pada pengembangan teknologi digital, terutama yang mempunyai kontribusi langsung kepada pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Founder dan CEO majoo Indonesia, Adi Wahyu Rahadi menjelaskan, UMKM butuh solusi terjangkau dan mudah. Aplikasi majoo hadir sebagai solusi yang lengkap dan komprehensif dengan harga terjangkau bagi UMKM Indonesia. Aplikasi majoo juga sangat mudah digunakan, bisa dijalankan di Smartphone, Tablet, maupun desktop tergantung dengan ukuran usaha UMKM tersebut tur majoo banyak fungsi, mulai dari kasir online, pencatatan inventory, pengelolaan karyawan termasuk pencatatan absensi, pencatatan komisi, hingga penggajian bisa diatur secara otomatis.
"Selain itu majoo juga dilengkapi dengan tur accounting sehingga seluruh laporan keuangan tidak perlu di buat secara manual serta tidak memerlukan keahlian khusus, dibuat secara otomatis dan akan tersedia setiap akhir bulan," tutur Adi.
Majoo juga menghadirkan teknologi e-Commerce Omnichannel khusus untuk UMKM Indonesia sebagai tur penting pendukung penjualan dan perluasan market dengan menyediakan alat untuk membuat website dan toko online sendiri, serta terintegrasi ke semua marketplace terbesar di Indonesia seperti Grabfood, Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak menjadikan majoo sebagai aplikasi wirausaha lengkap untuk kelola penjualan, pesanan, inventori dan laporan keuangan dari beragam jenis toko online dalam satu aplikasi.
Selain kelengkapan tur dan produk, majoo menyediakan ekosistem digital terbuka melalui layanan majoo pay, majoo capital, majoo supplies, majoo digiads dalam aplikasi majoo. Layanan majoo memudahkan UMKM untuk bisa terkoneksi dengan layanan layanan digital lainnya guna dukung bisnis menjadi maju.
“Majoo pay, mempermudah UMKM melakukan pembayaran digital melalui e-wallet, Qris, hingga paylater. Selanjutnya majoo capital, solusi pendanaan cepat dan mudah yang dapat dimanfaatkan UMKM dengan hanya melampirkan laporan pencatatan keuangan yang disediakan di aplikasi majoo sebagai salah satu syarat ajukan tambahan modal hingga Rp. 2 Milyar tanpa agunan dengan cicilan hingga 36 bulan. Kemudian, kemudahan lainnya, UMKM tidak perlu kerepotan lagi untuk belanja bahan baku, karena di majoo supplies, kami sediakan stoknya yang juga menyediakan pembayaran terms of payment (top) dan pelayanan pengantaran rutin. Sebagai pendukung lainnya, yang tidak kalah penting adalah kampanye digital yang sepatutnya UMKM Indonesia sudah bisa memanfaatkan area ini untuk melakukan promosi agar jangkau market lebih luas dengan majoo digiads," jelasnya.
Ciptakan Berjuta UMKM : Pahlawan Ekonomi Indonesia
Skala UMKM mungkin tergolong kecil, tetapi secara kolektif, perannya bagi perekonomian dalam negeri tidak dapat diabaikan. majoo berkomitmen untuk ciptakan berjuta wirausaha untuk Indonesia maju dengan mengajak UMKM Indonesia untuk ikut dalam program akselerasi bisnis, majoowira, agar UMKM naik kelas.
Menurut Adi, UMKM butuh tempat untuk bersinergi, berkolaborasi dan melakukan stimulasi bisnis agar UMKM Indonesia terus dapat beradaptasi dan tumbuh dari potensi yang dimiliki. Program majoowira, memfasilitasi UMKM Indonesia untuk bisa ikut dalam rangkaian workshop, sesi mentorship yang berisikan edukasi seputar usaha dan bisnis sebagai sarana UMKM bertumbuh dan berkembang sehingga UMKM lebih cepat naik kelas.
“Dalam majoowira, ada bimbingan mentor majoo, dihadirkan khusus untuk pengguna majoo yang ingin menaikkan level bisnisnya melalui sesi workshop dan konsultasi mentorship private dengan para ahli selama 3 bulan serta berkesempatan mendapatkan tambahan modal usaha hingga puluhan juta rupiah. Besar harapan bimbingan ini akan memberikan stimulasi positif untuk kemajuan bisnis UMKM Indonesia," urai Adi.
Selanjutnya, majoo dorong ciptakan spirit of entrepreneurship dengan mengadakan kompetisi ide bisnis majoo, sebuah kompetisi bulanan yang terbuka untuk semua pelaku usaha di Indonesia, terbuka bagi yang sudah menjalankan bisnis atau yang belum sama sekali dan dapatkan kesempatan dapat tambahan modal usaha.
Majoo menyadari bahwa ada ribuan, atau bahkan jutaan, ide usaha brilian di luar sana yang layak mendapatkan injeksi motivasi, inspirasi, maupun sumber daya permodalan untuk kemudian berkembang hingga ikut mengokohkan pilar ekonomi negeri.
“Dengan memberikan lebih banyak layanan & tur innovatif, adalah sebuah bukti nyata majoo untuk terus menghadirkan teknologi dan hadir sebagai solusi end to end SaaS terlengkap untuk UMKM Indonesia yang dapat menjadi pendorong pertumbuhan bisnis UMKM di Indonesia. Terutama mengingat jumlah UMKM di Tanah Air sangat banyak, bahkan memiliki peran vital sebagai salah satu pilar perekonomian nasional. Ambil langkah majumu bersama kami yang ingin ciptakan berjuta wirausaha maju," pungkas Adi.
So! Tunggu apalagi, yuk daftarkan bisnismu di rangkaian program majoo wira dengan link pendaftaran di website www.majoo.id, dan platform sosial media majoo!
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!
-
Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya