Suara.com - Kasus penularan Covid-19 di Jakarta hingga saat ini masih terus terjadi. Kendati demikian, belakangan ini kondisinya mulai membaik seiring dengan menurunnya jumlah kasus.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, kasus aktif atau yang sedang dirawat di Rumah Sakit dan menjalani isolasi mandiri berjumlah 15.899 kasus. Menurutnya, angka ini menunjukkan perbaikan dalam sepekan terakhir.
"Ada penurunan kasus Covid-19 secara umum dalam seminggu terakhir ini," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (18/3/2022).
Riza menyebut saat ini tingkat keterisian rumah sakit rujukan atau Bed Occupancy Ratio (BOR) juga semakin membaik. Ia menyebut dari 5.810 tempat tidur di RS rujukan, hanya terpakai 1.236 di antaranya.
"Soal BOR rumah sakit saat ini ada di angka 21 persen ya," jelasnya.
BOR di Intensive Care Unit (ICU) juga disebutnya telah membaik. Dari 930 tempat tidur yang disediakan, telah terpakai 31 persen.
"ICU terpasang 930 dan terpakai 281 ya atau 31 persen," kata Ariza.
Meski presentasenya tidak terlalu jauh berbeda, Pemprov DKI kerap menurunkan kapasitas maksimal setelah gelombang ketiga Covid-19 terlewati.
Meski kasus sudah mulai melandai, Riza tetap meminta masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Bagi yang belum divaksin, khususnya yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid, Riza menganjurkan agar segera mendatangi pusat vaksinasi.
Baca Juga: Pandemi dan Endemi Cuma Beda Nama, Menkes: Virusnya Masih Tetap Ada dan Menular!
"Kami minta masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan sekalipun dimulainya pelonggaran di unit-unit kegiatan, di tempat umum, dan di transportasi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pandemi dan Endemi Cuma Beda Nama, Menkes: Virusnya Masih Tetap Ada dan Menular!
-
Dua Polisi Penembak Mati Laskar FPI Pengawal Rizieq Divonis Bebas, Henry Yoso: Alhamdulillah
-
Pelonggaran Tak Perlu Buru-buru Diterapkan Meski Covid-19 Melandai, Epidemiolog: Ingat, Omicron Bukan Gelombang Terakhir
-
Dua Tahun Pandemi Covid-19, Satgas IDI Sebut Makin Banyak Masyarakat Mau Diajak Vaksinasi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
5 Fakta Aksi Warga Tolak Party Station di Kartika One Hotel Lenteng Agung
-
Arkadia Digital Media akan Gelar Seminar Nasional Profesionalisme Penegakan Hukum dan Iklim Usaha
-
Gaza Diserang, Prabowo Komunikasi ke Board of Peace
-
Sempat Picu Korban Jiwa, Polisi Catat 1.000 Titik Jalan Rusak di Jakarta Mulai Diperbaiki
-
Jelang Hadapi Saksi, Nadiem Makarim Mengaku Masih Harus Jalani Tindakan Medis
-
Propam Pastikan Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Pedagang Es Gabus, Aiptu Ikhwan Tetap Jalani Pembinaan
-
Singgung Alasan Medis Nadiem Makarim, Pengacara Minta Penahanan Dibantarkan
-
Israel Kembali Serang Gaza, Komisi I DPR Minta RI Lebih Aktif Tekan Institusi Internasional
-
Febri Diansyah: Dialog Publik soal Fakta Sidang Bukan Obstruction of Justice
-
Ekonom UGM: Iuran Dewan Perdamaian Bebani APBN, Rakyat Bersiap Hadapi Kenaikan Pajak