Suara.com - Gubernur NTB Zulkieflimansyah mendadak menjadi topik pembicaraan hangat di media sosial. Pasalnya, Zulkieflimansyah memberikan saran kepada warganya untuk menonton MotoGP secara gratis dari Bukit Seger.
Ia beralasan lantaran tiket sudah habis terjual dan warga tidak kebagian tiket untuk menonton pertandingan MotoGP di Mandalika.
Pernyataannya tersebut menuai konflik dari banyak warganet lokal. Sebelumnya, ia juga menjanjikan tiket gratis kepada rombongan pengendara sepeda yang berangkat dari Bandung menuju Lombok.
Lalu, siapakah sosok Gubernur NTB itu? Berikut profil Zulkieflimansyah.
Profil Zulkieflimansyah
Zulkieflimansyah atau yang biasa disapa Bang Zul ini lahir di Sumbawa Besar pada 18 Mei 1972. Ia merupakan pendiri Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) dan tengah aktif dalam kepengurusan Nahdlatul Wathan. Ia adalah anak dari Siti Fatimah Ungang Deamas.
Ia merupakan lulusan Universitas Indonesia. Sebelum bekerja di bidang politik pada tahun 2004, Bang Zul dikenal sebagai akademisi.
Di tahun sebelumnya, ia dinobatkan sebagai Peneliti Muda Terbaik untuk bidang ekonomi dan manajemen oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.
Sederet prestasi juga ia dapatkan di dunia penelitian saat menjadi Senior Research Fellow di Kennedy School of Government, Harvard University, Amerika Serikat serta menjabat sebagai Direktur Riset Pasca Sarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.
Baca Juga: MotoGP Mandalika 2022 Tetap Dinanti, Race Digelar 20 Lap
Perjalanan Politik
Bang Zul memulai perjalanan politik dengan terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2004-2009. Ia sudah bergabung dengan partai PKS sebelum Pileg 2004 dan mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif.
Adanya dukungan PKS, Bang Zul pernah mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Banten pada Pilkada 2006 yang didampingi oleh artis populer, Marissa Haque. Namun, keduanya dikalahkan oleh pasangan Ratu Atut-Masduki.
Pada periode 2014-2019, Bang Zul menerima kepercayaan menjadi Wakil Ketua Fraksi PKS Bidang Litbang. Sementara itu, di Pilkada Serentak 2018, ia mendaftarkan diri sebagai Calon Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berpasangan dengan Sitti Rohmi Djalilah.
Keduanya meraih kemenangan dan secara resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat pada tanggal 19 September 2018 hingga saat ini oleh Presiden RI, Joko Widodo.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Tag
Berita Terkait
-
Terjatuh Saat Pemanasan, Marc Marquez Dinyatakan Tidak Fit untuk Balapan di Mandalika
-
Mandalika Diguyur Hujan Deras Jelang Balapan MotoGP, Pawang Hujan Gagal?
-
MotoGP Mandalika 2022 Tetap Dinanti, Race Digelar 20 Lap
-
Cuaca Buruk Tunda Start MotoGP Mandalika, Pawang Hujan Keliling Sirkuit, Penonton Teriak Beri Dukungan
-
Marc Marquez Alami Kecelakaan Tiga Kali di Mandalika, Bos Repsol Honda: Parah, Benturan yang Kencang di Kepala
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
KPK Minta Hakim Tolak Praperadilan Eks Menteri Agama Yaqut Terkait Kasus Korupsi Haji Rp1 Triliun!
-
Ambisi Transisi Energi Bersih Indonesia, Seberapa Siapkah SDM Industri Surya?
-
Perang Iran dengan ASIsrael Memanas, UN Women Ingatkan Risiko pada Perempuan
-
Terbukti Selingkuh, Hakim di Sulteng dan Sabang Dipecat, Ada yang Tega Palsukan Data Istri
-
Baku Tembak di Tembagapura: TNI Lumpuhkan Kelompok Bersenjata, 1 Tewas dan 6 Ditangkap
-
Iwakum: Putusan Bebas Tian Bahtiar Perkuat Perlindungan Pers
-
Australia Jadi Sorotan Dunia Berkat Munculnya Gerhana Bulan Darah
-
Polda Riau Ungkap Jaringan Pemburu Gajah Sumatra, DPR: Jangan Beri Ruang Pelaku Kejahatan Lingkungan
-
Pakar UGM: Perang AS-Israel Vs Iran Pertegas Momentum Indonesia Keluar dari Board of Peace
-
BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus