Suara.com - Banyak pembalap MotoGP yang terjatuh saat melakukan latihan bebas atau free practice di Sirkuit Mandalika sebelum dilaksanakannya balapan pada Minggu (20/3/2022).
Pembalap yang telah terjatuh saat menjajal Sirkuit Mandalika di antaranya ada Marc Marquez, Enea Bastianini, Joan Mir, hingga Aleix Espargaro.
Marc Marquez diketahui sudah jatuh sebanyak empat kali di tikungan.
Bahkan, pembalap dari tim Repsol Honda itu sampai harus dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh dalam sesi pemanasan di Sirkuit Mandalika.
Diberitakan, Marc Marquez mengalami gegar otak sehingga kondisinya sangat tidak disarankan untuk ikut balapan dalam seri MotoGP Mandalika 2022.
Momen saat banyak pembalap yang terjatuh di sejumlah tikungan Sirkuit Mandalika ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet.
Warganet banyak mengaitkan kecelakaan itu dengan mitos-mitos lokal yang kerap kali masuk telinga masyarakat Indonesia.
Ada warganet yang menyarankan untuk membunyikan klakson saat lewat tikungan sebagai bentuk permisi.
Selain itu, ada pula warganet yang menyarankan supaya para pembalap jangan mengebut di tikungan.
Baca Juga: Video Pawang Hujan di MotoGP Mandalika: Diam Dalam Aksi, Bergerak Hujan Langsung Berhenti
"Pas Marquez ditanya kenapa crash, "Saya crash karena menghindari sesosok bergaun putih yang tiba-tiba menyebrang". Bakalan rame kalo seandainya jawab kaya gitu," tulis salah seorang warganet.
"katanya kalo lewat situ harus klakson dulu 3x biar aman," ujar warganet.
"Kok gak ada yang nolongin terus ngasih teh anget?" tulis warganet lain.
"Harusnya klakson 3x dulu gak sih sambil bilang 'amit mbah'...." komentar warganet.
"Saya crash karena liat ibu-ibu nyalain lampu belok kiri tapi beloknya kanan," celetuk warganet.
"Kasih tulisan ngebut benjut," sahut warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Miguel Oliveira Terima Trofi Juara MotoGP Mandalika dari Tangan Presiden Jokowi
-
Pria Ini Ramalkan Miguel Oliveira Jadi Pemenang Pertama MotoGP Mandalika
-
Video Pawang Hujan di MotoGP Mandalika: Diam Dalam Aksi, Bergerak Hujan Langsung Berhenti
-
Basah Kuyup hingga Diteriaki Penonton, Pawang Hujan Mbak Rara Ramai Dibahas, Warganet: Pawang Hujan Mendunia
-
Kunjungi Mandalika, Menkominfo: Kominfo Siapkan Dukungan Infrastruktur Teknologi, Informasi dan Komunikasi yang Memadai
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas
-
Bantargebang Sudah Sesak, DPRD DKI Minta Pasar Jaya Percepat Pengolahan Sampah Mandiri
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro