Suara.com - MotoGP Mandalika 2022 mendadak jadi pembicaraan publik dan meledak di hampir seluruh penjuru internasional, karena keberadaan Rara Istiani Wulandari si pawang hujan.
Ajang balapan bergengsi yang melibatkan para rider kelas dunia itu sukses digelar di bumi pertiwi meski terdapat beberapa kendala, di antaranya kecelakaan Marc Marques hingga munculnya seorang pawang hujan bernama mba Rara yang jadi buah bibir dimana mana.
Konon dimunculkannya mba Rara ditengah tengah sirkuit pada saat hujan deras mengguyur dan ditonton oleh ribuan pasang mata mulai dari para rider beserta tim, panitia, pejabat dan petinggi negara hingga penonton sukses membuat nama Mandalika dan Indonesia jadi perbincangan hangat di kancah internasional.
Content Creator bernama akun @ar.dante12 melalui postingan di laman Tiktok bahkan memiliki opini bahwa munculnya mba Rara memanglah sebuah gimmick yang sengaja dibuat untuk tujuan marketing yang handal, bagaimana bisa?
Ketika semua netizen khususnya Indonesia mencemooh dan menghujat bahkan menghina sosok mba Rara, Content Creator ini justru berpikir sebaliknya.
" Ini bukan tentang pertunjukkan mistis tapi ini adalah tentang gimmick marketing yang sangat jenius," ungkapnya di awal video.
Erick Thohir sang Menteri BUMN disebut sebut sebagai sosok jenius yang dimaksud.
Ia berpendapat bahwa kemunculan mba Rara ini sama halnya dengan munculnya Presiden Jokowi dengan atraksi motornya pada saat ASEAN Games beberapa waktu lalu yang sama sama ada keterlibatan sosok Erick Thohir dibelakangnya.
" Bagi saya pribadi yang paling berkesan adalah moment dimana Pak Jokowi naik motor dan menampilkan atraksi atraksi yang sungguh memukau dan menurut saya ini adalah salah satu gimmick marketing yang luar biasa karena berhasil menyita atensi publik," ucapnya menjelaskan.
Hal itu ia tekankan bahwa lagi lagi Erick Thohir adalah sosok dibalik aksi ini.
" Dan seperti kita ketahui bahwa ketua panitia ASEAN Games itu adalah Bapak Erick Thohir, gimana sudah mulai keliatan polanya kan?" lanjutnya.
Dikatakan lebih lanjut bahwa lagi lagi gimmick mba Rara ini memang berhasil dilakukan dalam upaya strategi marketing untuk membuat nama Indonesia dikenal dunia.
" Strategi ini berhasil menyita atensi publik, bukan hanya bukan hanya di Indonesia tapi bahkan di seluruh dunia, orang jadi membicarakan MotoGP, membicarakan Mandalika dan membicarakan Indonesia," katanya kemudian.
Ia juga menilai bahwa bukti bahwa mba Rara hanyalah gimmick terdapat beberapa hal yang mendasari yakni pemilihan pawang seorang wanita, pemilihan waktu kemunculan, hingga pemilihan tempat kemunculan sehingga dengan sengaja tersorot oleh media.
" Kalian tentu tahu film the Medium, sebuah film yang bercerita tentang dukun perempuan dan film ini berhasil menyita begitu banyak penonton," ungkapnya lagi.
Berita Terkait
-
Ritual Pawang Hujan MotoGP Disebut Syirik, Netizen Pertanyakan Prosesi UAS Menyuapi Anaknya dengan Air Ludah
-
Mbak Rara Pawang Hujan Mandalika Pernah Ikut Bantu Pencarian Siswa Korban Susur Sungai Sempor
-
Gus Miftah ikut Berkomentar Soal Pawang Hujan, Netizen: Kearifan Lokal Budaya Indonesia
-
PKS Ogah Formula E Pakai Pawang Hujan Seperti di MotoGP Mandalika, Ini Alasannya
-
Sandiaga Buka Suara Kontroversi Pawang Hujan MotoGP Mandalika: Atraksi Kearifan Lokal, Allah yang Menentukan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
Terkini
-
Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi
-
Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas
-
Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia
-
Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!
-
Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai
-
Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL
-
Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya
-
Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal
-
Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan
-
Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari