Suara.com - Pada era digital ini, mendapatkan pasangan lewat media sosial memang bukan lagi hal aneh.
Telah banyak pasangan yang mengakui pertemuan mereka berawal dari media sosial mulai dari Twitter, Facebook, bahkan Tinder. Tak heran banyak juga orang yang sengaja mencari pasangan di media sosial.
Namun dua orang perempuan melakukan hal tak biasa untuk mendapatkan pasangan lewat media sosial.
Kedua perempuan tersebut mempromosikan diri untuk mecari jodoh di media sosial. Namu bukan hanya itu, mereka ingin dijadikan istri oleh satu pria atau dinikahi oleh satu pria sekaligus.
"Assalamualaikaum. Salam untuk tahun 2022, jika memungkinkan, saya ingin suami yang mau madu kami karena kami teman baik dan tidak peduli [jika dimadu]," ungkap salah satu perempuan tersebut.
Dua perempuan tersebut adalah teman baik di mana satunya berusia 31 tahun dan lainnta berusia 28 tahun. Mereka berasal dari Malaysia daerah Pasir Puteh, Kelantan dan Besut, Terengu.
Salah satu dari mereka menjalankan usaha laundry sementara perempuan lain adalah seorang wiraswasta.
Pada unggahan tersebut, salah satu perempuan menyatakan bahwa ia adalah seorang lajang sementara satunya adalah ibu tunggal.
"[Kami] mencari seseorang yang menerima kami apa adanya. Kalau memang tidak memungkinkan, ya tidak apa-apa untuk kita berdua. Kita hanya berusaha jika ada yang menerima kita," imbuh mereka lagi.
Tak hanya itu, kedua perempuan tersebut juga melampirkan foto keduanya dengan pakain berwarna hitam.
Unggahan tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Kakaknya cantik, tapi satu aja, mengiklankan diri sendiri kayak gini malah kayak dijual, kasihan orangtua malu," komentar warganet.
"Ceritanya bagus, beli satu gratis atu," imbuh warganet lain.
"Semoga kalian mendapat jodoh yang bisa membimbing ke jalan kebaikan," tulis warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian