Suara.com - Sejumlah kasus dugaan penipuan investasi ilegal berkedok transaksi opsi biner dan robot trading terus diungkap. Belakangan Fahrenheit menjadi salah satu robot trading yang ditindak Bareskrim Polri. Selain Fahrenheit, apa saja daftar investasi bodong versi OJK yang sudah dirilis?
Sebelumnya, polisi menangkap Direktur PT FSP Academy Pro, Hendry Susanto, selaku operator robot trading. Saat ini platform Fahrenheit telah diblokir sejak 2 Februari 2022 setelah investasi itu masuk dalam layanan perdagangan berjangka komoditi ilegal.
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan sejauh ini telah memblokir 1.222 investasi bodong. Dari ribuan investasi ilegal itu, sebanyak 21 di ataranya merupakan atas nama Fahrenheit seperti a https://fspro.id/, https://fahrenheit.id/, dan https://fahrenheitbot.net/.
Sebagai informasi, Fahrenheit menawarkan autopilot trader yang memungkinkan trader atau konsumen bisa trading tanpa harus memperhatikan market dan berita. Fahrenheit mengklaim sebagai perangkat lunak auto trading pertama di Indonesia yang memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) pada pasar mata uang kripto (crypto currency).
Selain Fahrenheit, ada sejumlah platform robot trading ilegal merujuk data yang diunggah dalam situs Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berikut daftarnya:
- Btrado
- Auto Trade Gold 4.0
- https://dutarobot.com/
- SMARTXBOT
- Robot Forex Auto Pilot D7 MT4 Instaforex Broker
- Robot Trading DNA Pro
- Robot Trading Pansaka (Auto Trade Gold)
- Fahrenheit Robot Trading
- Robot Trading Maxima Margin
- Robot Trading Revenue Bintang Mas
- RoyalQ Indonesia
Cara Cek Investasi Bodong
Investasi bodong kini tak hanya menyasar kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan Bandung. Daftar investasi ilegal itu juga beroperasi di daerah-daerah seperti Kupang, Purwokerto, Mataram hingga Morowali. Sebagian besar tidak memiliki alamat dan kontak yang bisa dihubungi. OJK mengimbau masyarakat untuk mengecek legalitas sebuah investasi sebelum menjatuhkan pilihan dengan prinsip 2L, Legal dan Logis. Berikut ini beberapa tips mengecek investasi bodong:
- Mengecek keuntungan yang ditawarkan. Jika keuntungan tak masuk akal, besar kemungkinan penipuan.
- Cek dokumen perizinan fintech atau investasi yang sah dari regulator atau pengawas seperti OJK, Bank Indonesia, Bappebti, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan UKM serta lembaga berwenang lainnya.
- Investasi bodong biasanya berbentuk badan usaha Perseroan Terbatas (PT) atau Koperasi Simpan Pinjam yang hanya memiliki dokumen berupa Akta Pendirian/Perubahan Perusahaan, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Keterangan domisili dari Lurah setempat, dengan legalitas usaha berupa Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).
Itulah daftar platform investasi bodong versi OJK. Jadi lebih waspada ya!
Kontributor : Alan Aliarcham
Baca Juga: Sosok Hendry Susanto Bos Investasi Bodong Robot Trading Fahrenheit Yang Kini Jadi Tersangka
Tag
Berita Terkait
-
Sisa Saldonya Rp 500 Juta, Doni Salmanan Ternyata Doyan Main Kripto, Polisi: Kalah Melulu
-
Penampilan Lesti Kejora Jadi Sorotan, Netizen Bandingkan Uang Yang Diberi Doni Salmanan
-
Sosok Hendry Susanto Bos Investasi Bodong Robot Trading Fahrenheit Yang Kini Jadi Tersangka
-
Jadi Tersangka, Bos PT FSP Pengelola Robot Trading Fahrenheit Langsung Ditahan
-
Pasar Metaverse Capai Rp21 Ribu Triliun Pada 2030, Bank-bank Dalam Negeri Rebutan Masuk Virtual
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Diplomasi Indonesia Berduka, Dubes RI untuk Filipina Agus Widjojo Tutup Usia
-
BMKG Terbitkan Peringatan Dini Jabodetabek: Hujan Lebat dan Angin Kencang Senin Pagi
-
Dua Lokasi Sekaligus! Kecelakaan Seret Pembatas Busway, Layanan Transjakarta Terganggu
-
Kalender Akademik 2026 dan Jadwal Libur Lengkap Januari - Juni
-
Donald Trump Bisa 'Dimakzulkan' Gegara Jeffrey Epstein?
-
Cara Mengaktifkan BPJS Kesehatan Mandiri dan Perusahaan yang Tidak Aktif
-
Jalur Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Gubernur NTB Instruksikan Percepatan Pembersihan
-
BMKG: Jakarta Barat dan Jakarta Selatan Diprakirakan Hujan Sepanjang Hari
-
Minggu Pagi Berdarah di Jaksel, Polisi Ringkus 6 Pemuda Bersamurai Saat Tawuran di Pancoran
-
Masa Depan Penegakan HAM Indonesia Dinilai Suram, Aktor Lama Masih Bercokol Dalam Kekuasaan