Suara.com - Banyak momen sakral terjadi saat pernikahan. Salah satunya ketika sungkeman, di mana pengantin biasanya sekaligus mengucapkan permintaan maaf kepada kedua orang tuanya.
Hal serupa juga terlihat di video yang diunggah akun Instagram @mood.sebenarnya. Tampak sepasang pengantin yang sedang sungkem di hadapan orang tua mereka di pelaminan.
Kala itu, sang pengantin perempuan lah yang mendapat kesempatan untuk mengucapkan permintaan maaf dan terima kasih kepada orang tuanya. Dengan didampingi suaminya, keduanya bersimpuh di hadapan orang tua penagntin perempuan.
Tampak sang mempelai yang memegang mikrofon dan kertas berisi ucapan terima kasih untuk kedua orangtuanya.
Selayaknya di pernikahan lain, sungkeman satu ini juga berjalan dengan begitu emosional. Apalagi karena sang mempelai perempuan tak sanggup menahan air matanya, sebuah perasaan yang wajar dirasakan menjelang membangun rumah tangga sendiri dengan suaminya.
Namun ternyata sang mempelai perempuan bereaksi cukup berlebihan. Bahkan ia sampai menangis kencang dan berteriak membacakan permohonan maafnya, tidak peduli walau ia sedang memegang mikrofon.
"Yang aku lakukan tak dapat membayarkan atas lelahmu. Tidak akan pernah membayar cucuran keringatmu," ucap sang mempelai perempuan, yang kemudian terhenti karena tangisannya.
Tampak kedua orang tua mempelai perempuan pun dibuat bingung dengan yang dihadapinya. Dengan tergesa-gesa mereka berusaha menenangkan sang putri, yang walau sempat bisa menguasai diri namun berakhir kembali menangis kencang.
Bahkan apa yang disampaikannya tak lagi bisa terdengar jelas karena tertutup oleh tangisannya. Baik sang suami maupun ayah mempelai perempuan dibuat panik, berusaha menenangkan wanita bergaun putih tersebut.
Namun yang menjadi sorotan warganet justru ekspresi sang ibunda. Sebab terlihat ibunya seperti bingung, apakah sebaiknya ikut menangis atau malah tertawa karena tangisan melengking putrinya yang terdengar kencang akibat memakai mikrofon.
"Ortunya be like: 'Gue kudu gimana njir'," seloroh @mood.sebenarnya, dikutip Suara.com pada Jumat (25/3/2022). "Emaknya sedih atau ngakak ya?"
Warganet yang menyaksikan video ini pun ikut dibuat terpingkal karenanya. Mereka mengaku sempat ikut emosional seperti sang mempelai perempuan, tetapi ketika suara tangisan semakin kencang, warganet malah jadi merasa geli.
"Mending nangis dulu deh, kalo sambil baca jadi serem," komentar warganet.
"Wkwkekwk... jasiikk.. kok malah ngakak," kata warganet.
"Kenapa jadi ngakak woiiiiii," imbuh warganet.
"Mertuanya: perasaan pas dibawa ke rumah lemah lembut," celetuk warganet, membayangkan perasaan sang mertua yang mungkin juga terkejut dengan suara melengking menantunya.
"Mba saya tau memang sangat mengharukan ketika kita bicara tentang orang tua, tapi yaaa tolonglah mic nya dikesonoin dulu atau nangis terus nafas dulu baru bicara lagi," timpal yang lainnya.
Video selengkapnya bisa ditonton di sini.
Tag
Berita Terkait
-
Penasaran Agama Pawang Hujan Rara Terjawab, Deddy Corbuzier: Saya Tidak Berani Menyebutkan Apa Agama Mbak Rara
-
Sebut Langit Ibarat AC Raksasa, Rara Pawang Hujan Mandalika: Langit Milik Saya, Diisi Pekerja dan Pembalap
-
Viral Sempat Diamuk Massa, Kasus Tabrak Lari di Bintaro Tangsel Berakhir Damai
-
VIRAL! Video Jalanan dan Situasi di Kota Sangatta Usai Air Bah: Banjir Surut Terbitlah Sampah
-
Dulu Pernah Viral Menikah Pakai Mahar Sandal Jepit, Begini Nasib Sejoli ini Sekarang, Publik Curiga Cuma Konten
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
-
Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara
-
Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
-
DPRD DKI: Pasar Induk Kramat Jati Jadi 'Lapak' Pembuangan Sampah Ilegal
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum
-
Aktivis Soroti Respons Istana ke Kritik BEM UGM: Harusnya Dialog, Bukan Serang Balik