Suara.com - TNI melaksanakan upacara pengantaran jenazah Letda Mar Muhammad Ikbal dan Pratu Mar Wilson Anderson Here, personel Pos Marinir Perikanan Quari Bawah yang menjadi korban penyerangan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Senin (28/3/2022). Kedua jenazah tersebut diantarkan dengan menggunakan pesawat menuju asal kediamannya masing-masing.
Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan mengatakan, upacara tersebut berlangsung di aula kantor perwakilan Lanal Timika, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua. Setelah upacara pengantaran selesai, kedua jenazah dibawah ke Bandara Mozes Kilangin Mimika.
"Bertempat di Terminal UPBU Bandara Mozes Kilangin Timika, Kelurahan Kwamki, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika. Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa melaksanakan pengantaran pemberangkatan kedua jenazah prajurit TNI yang gugur akibat kekejaman KST," kata Candra.
Almarhum Pratu Mar Wilson dibawa menggunakan pesawat TNI AU menuju Kupang pada pukul 10.00 WIT. Sementara almarhum Letda Mar M Ikbal dibawa ke Kendari menggunakan pesawat Lion Air pada pukul 11.59 WIT.
Sebelumnya, TPNPB-OPM mengklaim telah melakukan penyerangan terhadap pos penjagaan TNI di Kota Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Sabtu (29/3/2022). Dalam serangan itu, TPNPB-OPM mengklaim telah menembak tiga anggota TNI.
Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom menjelaskan, serangan tersebut dilakukan oleh pasukan Kodap III Darakma Ndugama. Penyerangan dilakukan sekitar pukul 05.00 hingga 07.00 waktu setempat.
"Dalam kontak tembak tersebut tiga anggota TNI ditembak oleh pasukan TPNPB-OPM menggunakan sniper ukuran pas dan serangan terus dilakukan di ibukota Kabupaten Nduga, Keneyam," kata Sebby dalam keterangannya, Sabtu (26/3/2022).
Dalam serangan tersebut, pasukan TPNPB-OPM disebutkan menembakan peluru granat dari senapan pelontar ke arah pos penjagaan TNI. Namun, Sebby belum bisa memastikan apakah ada korban jiwa dalam penyerangan tersebut.
"Untuk sementara pihak TPNPB belum ada yang jadi korban," tuturnya.
Sebelumnya, Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan menyebut total korban meninggal dunia akibat serangan ini berjumlah dua orang. Satu prajurit atas Letda Mar Moh Iqbal telah lebih dulu dilaporkan meninggal dunia.
"Almarhum Pratu Mar Wilson sebelumnya telah mendapatkan penanganan medis dari Dokter Satgas, namun tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia," kata Candra kepada wartawan, Minggu (27/3/2022).
Candra menyebut kedua jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Mimika. Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan helikopter milik TNI AU.
"Kedua korban yang meninggal dunia saat ini telah berada di RSUD Mimika untuk dilaksanakan pemulasaran," katanya.
Sedangkan, enam korban luka berat lainnya telah dilarikan ke IRD RSUD Mimika. Mereka masing-masing berinisial Serda RF, BP, EES, Pratu ASA, Prada ADP, dan LH.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran
-
Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan
-
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran
-
Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau
-
Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya