Suara.com - Rara Istiani Wulandari atau yang kerap disapa Mbak Rara mendadak ditelepon Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlah Iskan. Momen ini terjadi saat ia hendak bersemedi di Pura Agung pada malam Jumat Kliwon.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, kejadian ini diceritakan oleh Dahlan Iskan sendiri. Ia rupanya memang sudah berniat menghubungi Rara setelah melihat aksi pawang hujan itu dalam MotoGP di Sirkuit Mandalika.
Dahlan Iskan juga sudah menyimpan nomor Rara beberapa hari lalu. Ia langsung mengucapkan selamat begitu teleponnya diangkat oleh Rara.
Menurutnya, aksi Rara dalam gelaran MotoGP merupakan hal yang luar biasa. Cerita ini terungkap dalam tulisan Dahlan Iskan berjudul Rara Mandalika di laman Disway.id miliknya.
"Saya memang menghubungi Rara, tetapi sekadar untuk mengucapkan selamat: Anda top di atas top. Rahayuuuuu," ungkap Dahlan menyapa Rara melalui sambungan telepon itu.
Dalam cerita, Dahlan mengatakan Rara tengah menuju Pura Agung untuk bersemedi. Kala itu, ia menelpon saat malam Jumat Kliwon.
"Hari itu Kamis malam –malam Jumat Kliwon," lanjut Dahlan melalui tulisannya itu.
Mantan Direktur Utama PT PLN Persero itu memberikan pesan bijak ke Rara untuk menenangkan diri. Pasalnya, Rara memang terus menjadi pemberitaan di sejumlah media maupun sorotan warganet.
Rara sendiri turut menyampaikan permintaan ke Dahlan. Ia rupanya sedang tidak ingin diwawancara terlebih dahulu.
Baca Juga: Apa Agama Rara Pawang Hujan MotoGP Mandalika?
"Rara meminta agar saya tidak mewawancarai dulu," ungkap pria kelahiran 17 Agustus 1951 ini.
Sebagai informasi, mbak Rara membuat Sirkuit Mandalika bergemuruh pada 20 Maret lalu. Gemuruh terdengar dari seluruh tribun saat penonton menunggu balapan yang ditunda karena hujan.
Kehebohan itu dipicu karena kemunculan pawang hujan, Rara Isti Wulandari yang berjalan dari depan paddock hingga mendekati tribun B.
Di tengah guyuran hujan, Rara berjalan sambil membawa mangkuk berkelir emas. Ia juga melakukan gerakan-gerakan khusus sembari memutar-mutar badan sambil merapalkan doa.
Sontak, suara penonton pun menggema mengiringi ritual Rara, termasuk kru MotoGP.
Tag
Berita Terkait
-
Apa Agama Rara Pawang Hujan MotoGP Mandalika?
-
Remote AC Langit Alias Mangkuk Ala Rara Pawang Hujan di e-Commerce Seharga Rp 70-354 Juta
-
Viral 'Remote AC Langit' Mirip Singing Bowl Rara Pawang Hujan Dijual di Ecommerce, Harganya Bikin Syok
-
Benarkah Aksi Mbak Rara Pawang Hujan di Sirkuit Mandalika Cuma Gimmick Marketing?
-
Top 5 Sport Sepekan: Kisah Pawang Hujan MotoGP Mandalika, Dipekerjakan ITDC, Dibayar Ratusan Juta
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Edward Corne Divonis 10 Tahun Penjara
-
Anggota Komisi VI Kaget Tahu Impor Mobil India dari Media: Semestinya Dibahas Dulu di DPR
-
Bye-bye Tiang Monorel! Rasuna Said Bakal Punya Trotoar Estetis dan Jalur Sepeda Modern
-
Jateng Ribut Pajak Kendaraan Naik, Jabar Adem Ayem: Dedi Mulyadi Justru Turunkan Tarif
-
Bawa Reserse dan Labfor, Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Anak Gajah Mati di Tesso Nilo
-
Dari Konten Fungsi Helm ke Teror Digital: Mengapa Petugas Damkar Depok Diincar dan Diintimidasi?
-
Tok! Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Penjara Kasus Korupsi Minyak
-
Menkeu Purbaya Dapat Gift Paus Saat Live TikTok, KPK: Kalau Ragu Lapor, Ingat Jenderal Hoegeng
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak