Suara.com - Badan Intelijen Negara Daerah Yogyakarta (Binda DIY) menggandeng tokoh masyarakat, aparat pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan, untuk mempercepat vaksinasi bagi masyarakat jelang Ramadan dan Idul Fitri tahun ini.
Hasilnya, untuk wilayah Gunungkidul saja, gerai-gerai vaksinasi hasil kolaborasi ini mampu melayani 4.000 warga untuk berbagai dosis, terutama booster.
Perwakilan Binda DIY di Gunungkidul, Eko Susilo mengatakan, vaksinasi dosis booster sudah menjadi kebutuhan agar kekebalan masyarakat lebih tinggi sehingga cukup aman untuk menjalani aktivitas sosial ekonomi yang kini semakin pulih. Terlebih sekarang dosis booster juga telah dijadikan persyaratan bagi masyarakat untuk boleh mudik lebaran Idul Fitri tahun ini.
“Pemerintah telah mensyaratkan booster bagi masyarakat yang ingin beribadah secara maksimal di bulan Ramadhan. Juga mereka yang hampir tiga tahun tidak bisa mudik. Seharusnya ini menjadi peluang baik untuk dirayakan,” kata Eko ditulis Rabu (30/3/2022).
Eko melanjutkan, akselerasi vaksinasi hingga dosis booster merupakan bagian dari prakondisi masyarakat memasuki masa transisi dari pandemi menuju endemi. Meski sejauh ini selalu mendapatkan responnyang baik, pihaknya belum mengaku puas.
Capaian dan cakupan vaksinasi harus terus ditingkatkan, karena dibanding rasio nasional, total capaian vaksinasi booster di Kabupaten Gunungkidul masih terbilang rendah.
“Untuk vaksinasi kebangsaan, yang sudah digelar empat kali, yaitu tanggal 18, 23, 25 dan 28/3/2022 di Pura Bendo, dengan sasaran khusus dan dimobilisasi menyasar 4000 umat beragama, ternyata belum cukup signifikan dalam meningkatkan capaian dan cakupan vaksinasi booster di Gunungkidul,” terangnya.
“Kendati sudah terus gerilya di semua wilayah, juga mendorong berbagai komunitas, capaian dan cakupan vaksinasi booster per hari ini masih jauh dari harapan. Oleh karenanya, kami akan terus meggandeng siapa saja di waktu yang tersisa. Termasuk selama Ramadan nanti”, sambung Eko.
Selain di Gunungkidul, Binda DIY menggelar vaksinasi di Kabupaten Kulon Progo tepatnya di Balai Desa Kalurahan Tawangsari, Kulon Progo yang mana target 1.000 orang. Untuk sasarannya ialah masyarakat umum, anak usia 6-11 tahun, hingga lansia.
Baca Juga: Lansia Masih Jadi Kelompok Rentan Terpapar COVID-19, Epidemiolog Unsoed Ingatkan Vaksinasi Penguat
“Dengan adanya akselerasi vaksinasi diharapkan percepatan capaian herd immunity dapat segera terwujud jelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Sehingga masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan aman dan nyaman berkumpul dengan keluarga serta dalam melaksanakan ibadah,” kata Koordinator Vaksinasi Kulon Progo Binda DIY, Wury Atmaja.
Wury menyebut dalam kegiatan vaksinasi massal ini, Binda DIY bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kulon Progo dan Polres Kulon Progo. Menurutnya, vaksinasi merupakan cara yang paling efektif dan efisien untuk membentuk kekebalan komunal (herd immunity).
“Serta menjadi indikator dalam menyongsong era transisi dari pandemi menuju endemi,” tuturnya.
Binda DIY akan terus menggaungkan vaksinasi massal guna mewujudkan kekebalan komunal atau herd immunity. Sehingga kehidupan masyarakat dapat berjalan secara normal seperti sebelumnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Iran Tembak Jatuh Jet F-35 Milik Amerika Serikat di Wilayah Teheran Hari Ini
-
Lompatan Besar Pendidikan RI: Penggunaan 288 Ribu Papan Tulis Interaktif Disorot Dunia
-
Pemprov DKI: Jakarta Terbuka untuk Pendatang Asal Punya Skill dan Lapor 1x24 Jam
-
Trump Pecat Jaksa Agung Pam Bondi, Buntut Skandal Epstein dan Gagal Jerat Lawan Politik
-
Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dipulangkan Pekan Depan, RI Tuntut Investigasi PBB
-
Militer AS Guncang, Kepala Staf Angkatan Darat Dipecat Mendadak di Tengah Perang Iran
-
Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?
-
Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
-
Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?
-
Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok