Suara.com - Niat puasa Ramadhan wajib diucapkan pada malam hari sebelum berpuasa. Menurut Mazhab Syafi'ial, hal ini sangat penting karena menentukan keabsahan puasa seseorang. Yuk simak penjelasan dalam setiap pelafalannya.
Menyadur NU Online, pelafalan niat puasa Ramadhan sangat penting, itulah sebabnya kita harus mempelajari bagaimana bacaan setiap niat puasa Ramadhan secara terperinci.
Perbedaan Lafal Niat Puasa Ramadhan
1. Nawaitu shauma ghadin ‘an ad’i fardhi syahri Ramadhna hdzihis sanati lillhi ta‘l
Artinya “Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”
Kata 'Ramadhana' adalah mudhaf ilaihi maka diakhiri dengan fathah yang jadi tanda khafadh atau tanda jarrnya. Sedangkan kata 'sanati' diakhiri dengan kasrah sebagai tanda khafadh atau tanda jarr karena lil mujawarah.
2. Nawaitu shauma ghadin ‘an ad’i fardhi syahri Ramadhna hdzihis sanata lillhi ta‘l
Artinya “Aku niat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”
Kata 'Ramadhana' dianggap sebagai mudhaf ilaihi sehingga diakhiri dengan fathah yang menjadi tanda khafadh atau tanda jarrnya. Lalu kata 'sanata' diakhiri dengan fathah sebagai tanda nashab atas kezharafannya.
Baca Juga: 20 Ucapan Menyambut Ramadhan 2022 Bahasa Arab, Cocok Banget Dijadikan Status WA ataupun Facebook!
3. Nawaitu shauma ghadin ‘an ad’i fardhi syahri Ramadhni hdzihis sanati lillhi ta‘l
Artinya “Aku niat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah ta’ala.”
Kata 'Ramadhani' dianggap sebagai mudhaf ilaihi yang menjadi mudhaf sehingga diakhiri dengan kasrah yang jadi tanda khafadh atau tanda jarrnya. Sedangkan kata 'sanati' diakhiri dengan kasrah sebagai tanda khafadh atau tanda jarr atas badal 'hdzihi' yang jadi mudhaf ilaihi dari 'Ramadhani'.
4. Nawaitu shauma Ramadhna
Artinya “Aku berniat puasa bulan Ramadhan.”
5. Nawaitu shauma ghadin min/'an Ramadhna
Berita Terkait
-
20 Ucapan Menyambut Ramadhan 2022 Bahasa Arab, Cocok Banget Dijadikan Status WA ataupun Facebook!
-
1 Ramadhan 2022 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Catat Jadwal Sidang Isbat Penentu Awal Puasa Ramadhan
-
15 Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 2022 untuk Dikirim ke Kerabat
-
25 Ucapan Menyambut Ramadhan Bahasa Inggris, Pas Dijadikan Status WA hingga Facebook
-
45 Link Twibbon Ramadhan 2022, Sambut Bulan Suci dengan Membagikan Ucapan Unik di Media Sosial
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional