Suara.com - Para wanita yang menganiaya sesama wanita telah menjadi viral di media sosial. Bagaimana tidak, cara menganiayanya itu menjadi sorotan publik.
Video yang memperlihatkan wanita menganiaya temannya di indekos itu diunggah oleh akun Instagram @onlinenews_idn, Kamis (31/3/2022).
"Kembali terjadi tindak kriminal penganiayaan terhadap seorang wanita di Sulawesi Utara," tulis keterangan unggahan dikutip Suara.com, Jumat (1/4/2022).
Peristiwa ini diduga direkam oleh salah seorang teman pelaku.
Dalam video, terlihat seorang wanita terduduk lemas di lantai sedang dikeroyok oleh dua wanita lain.
Pelaku yang diketahui berinisial CP dan CT itu terlihat menjambak rambut korban dan memukulinya.
Salah satu dari pelaku itu juga terlihat menendangi korban yang terduduk lemas lantaran dikeroyok.
Korban terdengar terus mengaduh kesakitan. Kendati demikian, korban memilih untuk tidak melawan saat rambutnya dijambak oleh para pelaku.
Begitu pula saat dirinya ditendang dan dipukul oleh para pelaku. Korban tidak melawan sama sekali dan terlihat sangat pasrah.
Baca Juga: Perjuangan Bocah Jual Kelapa Muda Naik Perahu di Tengah Laut, Bikin Terenyuh
Terlihat ada dua pria yang berada di situ dan berusaha untuk menghentikan para pelaku. Namun, usaha mereka tidak berhasil.
Seorang wanita lain berbaju putih terlihat sangat gencar memukuli korban sampai korban terdengar menjerit.
Korban hingga terjatuh lemas di lantai dan pasrah saat dikeroyok oleh dua pelaku. Saat korban sudah terjatuh lemas, dua pelaku itu tetap memukuli korban.
Salah satu teman lain pun berusaha untuk menghalangi salah satu pelaku agar menghentikan perbuatannya.
Menurut keterangan, peristiwa pengeroyokan itu terjadi di salah satu indekos yang ada di daerah Sulawesi Utara.
Hingga kini, belum diketahui permasalahan yang terjadi di antara korban dan pelaku hingga terjadi penganiayaan.
Berita Terkait
-
VIRAL! Yuliana Mas'ud Sebut Adiknya AGM 'Tumbal' Partai Demokrat, Warganet: Logikanya Gimana Sih?
-
Viral Kisah Khansa Nadya Wafat Sebelum Terima Kabar Lulus SNMPTN 2022, Harga Pertamax Naik Jadi Rp 12.500 Per Liter
-
Ngakak, Akibat Kurang Fokus Pembeli Habis Bayar ke Kasir Malah Tabrak Tiang
-
Juliansyah Bersyukur Meski Sempat Hilang Motor Miliknya Kini Sudah Kembali, Aksi Pelaku Terekam CCTV dan Viral di Medsos
-
Viral Anak Kecil Adu Debat dengan Ibunya karena Tak Diundang ke Pernikahan, Publik: Mamaknya Bingung Jelasin
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta