Suara.com - Pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas soal toa masjid kembali menuai perdebatan.
Dalam pernyataan terbarunya, ia menyebutkan bahwa orang yang ribut soal aturan pengeras suara atau toa masjid adalah orang yang kurang piknik.
Pada acara pembukaan Konferensi Besar XXV GP Ansor di Kalimantan Selatan, Rabu (30/3), Yaqut mengklaim bahwa di Arab Saudi, toa masjid juga diatur.
"Ternyata di Saudi itu sama dengan di Indonesia urusan toa pun diatur, tinggal orang ribut berarti kurang piknik," ungkap Yaqut.
Ungkapan tersebut mendapatkan riuh dari para tamu yang datang.
"Jadi yang ribut-ribut itu kita doakan bisa piknik setidaknya umroh lah di Saudi biar tahu bahwa toa yang diatur di Saudi sana bukan hanya di Indonesia," ungkap Yaqut.
"Ini masih mau ribut lagi soal toa enggak kira-kira?" imbuhnya.
Video pernyataan Menag tersebut diunggah oleh akun Instagram @memomedsos dan mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Enggak ada bijak-bijaknya omongannnya, harusnya adem yang enak gitu," komentar warganet.
Baca Juga: Viral! Curhat Karyawan Ingin Hindari Senior yang Selalu Ikut Makan Bekalnya
"Tidak mencerminkan seorang Menteri," imbuh warganet lain.
"Pertanyaan saya satu, ini Arab atau indo?" tulis warganet di kolom komentar.
"Menteri kita lo ini, begini amat public speakingnya," balas warganet lain.
Saat berita ini dibuat, video tersebut telah disukai ribuan kali dengan ratusan kometar dari warganet. Video sambutan Menag dapat ditonton di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap