News / Nasional
Senin, 04 April 2022 | 12:18 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi partai Gerindra, M Taufik. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Gerindra menepis adanya anggapan rencana pencopotan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik karena mendoakan Anies Baswedan menjadi presiden pada masa mendatang. Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meyakini hal tersebut.

Ia mengemukakan, pelengseran Taufik tidak terkait dengan isu politik tersebut.

"Bukan (karena doakan Anies jadi Presiden)," singkat Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (4/4/2022).

Menurutnya, pergeseran Taufik dari kursi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta lebih berdasarkan kepada penyegaran di dalam organisasi politik tersebut.

Salah satunya dengan memberikan kesempatan kepada koleganya di Gerindra untuk menduduki jabatan tersebut.

"Memberikan kesempatan yang lain, Pak Taufik tetap ya, Partai Gerindra di DPD membantu saya. Saya Ketua DPD, Pak Taufik sebagai Ketua Penasehat," katanya.

Riza sendiri mengapresiasi perjuangan Taufik yang membesarkan nama Gerindra di Jakarta hingga 13 tahun terakhir. Ia mengemukakan, di bawah asuhan Taufik, partai lambang kepala garuda tersebut berhasil memenangkan dua kali pemilu.

"Beliau sudah baik, memimpin DKI Jakarta, berhasil meningkatkan perolehan kursi dan kedua juga beliau itu berhasil mengantarkan dua pasangan calon pilkada, Jokowi-Ahok dan Anies-Sandi," katanya.

Sementara itu, rumor yang beredar menyebut jika Taufik dicopot dari kursi wakil ketua DPRD karena alasan politik. Salah satunya mendoakan Anies menjadi presiden, padahal partainya sendiri mencalonkan Prabowo Subianto menjadi calon presiden.

Baca Juga: Bukan karena Doakan Anies Jadi Presiden, Gerindra Sebut M Taufik Bakal Dicopot dari Wakil Ketua DPRD DKI Karena Ini

Merespons polemik tersebut, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai partai besutan Prabowo Subianto tersebut bakal rugi. Ia berkeyakinan, Taufik akan pindah partai setelah tidak lagi menjadi Wakil Ketua DPRD DKI.

“Ada info dia ke PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dan ada yang sebutkan juga ke NasDem. Kita lihat saja, mana yang menjadi pelabuhan M Taufik, karena hanya waktu yang akan bisa menjawab,” ujar Ujang saat dikonfirmasi, Senin (4/4/2022).

Kerugian yang dialami Gerindra, kata Ujang, adalah kantong suara yang dimiliki politisi senior itu akan ikut berpindah. Selain itu, Taufik sendiri merupakan sosok yang piawai karena sudah memberikan kejayaan bagi partai dalam dua pemilu terakhir.

“Sedikit banyak akan berdampak bagi Gerindra. Tentu Gerindra DKI rugi kehilangan Mohamad Taufik, tapi itulah politik selalu banyak kejutan dan selalu dinamis,” jelasnya.

Menurutnya, pencopotan Taufik sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta diprediksi akan membuat dia keluar dari Partai Gerindra. Apalagi Partai Nasional Demokrat (NasDem) cukup berambisi ingin meminang Taufik.

“Ada info dia ke PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dan ada yang sebutkan juga ke NasDem. Kita lihat saja, mana yang menjadi pelabuhan M Taufik, karena hanya waktu yang akan bisa menjawab,” ujarnya.

Load More