News / Nasional
Senin, 04 April 2022 | 20:26 WIB
Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais. [Bagaskara Isdiansyah/hasil bidik layar]

Suara.com - Pengamat Sosial Politik Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa menilai sah-sah saja kritikan Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais meminta masyarakat tidak percaya begitu saja dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut akan tetap taat konstitusi.

Pasalnya, kata Herry, Amien Rais merupakan tokoh nasional yang ikut terlibat dalam reformasi. Dengan kritikan Amien Rais tersebut, Jokowi seharusnya menghormati dan menaati konsititusi.

"Sah-sah saja kritikan Pak Amien ke Presiden Jokowi. Beliau kan tokoh nasional apalagi terlibat dalam reformasi. Artinya, korelasinya jelas bahwa pembatasan periode presiden ini adalah hasil reformasi yang mestinya Jokowi dan lingkarannya menghormati dan menaati penuh," ujar Herry kepada Suara.com, Senin (4/4/2022).

Herry menuturkan terkait amandemen konstitusi merupakan kewenangan MPR.

Sehingga, kata Herry, Jokowi bisa mengubah amandemen konstitusi melalui MPR yang mayoritas partai politiknya berasal dari koalisi dari pemerintahan Jokowi. 

"Secara normatif, domain amandemen ini kan ada di MPR RI, meskipun demikian mayoritas di parlemen masuk koalisi Jokowi. Maka kaitannya jika Jokowi bermanuver amandemen ini bisa saja terjadi," tutur Herry.

Karena itu kata Herry Jokowi seharusnya tegas mengakhiri polemik wacana tiga periode. 

"Jika perlu reshuffle atau berikan sanksi kepada pembantunya yang ikut serta menunggangi isu ini," ucapnya.

Lebih lanjut, Herrry menyarankan Jokowi meniru Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono dan presiden sebelumnya yang mematuhi konstitusi.

Baca Juga: Ketakutan Amien Rais Jika Jokowi 3 Periode, Duet dengan Luhut Hingga Bangkitnya Komunis

"Sebaiknya Jokowi tiru SBY dan presiden sebelumnya, yang mematuhi konstitusi, mendorong peningkatan kualitas demokrasi sekaligus proses regenerasi nasional. Mereka membuktikan diri sebagai negarawan sejati," kata Herry.

"Sangat tidak fair bila akhirnya Jokowi mengiyakan wacana tiga periode. Bisa rusak legacynya," sambungnya.

Sebelumnya, Amien Rais mengatakan, jangan begitu saja percaya dengan pernyataan Jokowi yang menyebut akan tetap taat konstitusi. Hal itu menanggapi isu penundaan Pemilu 2024 dan jabatan presiden tiga periode.

"Jangan percaya omongan 'saya taat konstitusi perkara apa akan diwacanakan 3 periode, penundaan pemilu itu kan boleh-boleh saja itu demokrasi kok' katanya (Jokowi) gitu. Tapi pada akhirnya kan konstitusi harus kita pegang," kata Amien di chanel Youtubenya Amien Rais Official dikutip Suara.com, Senin (4/4/2022).

Amien Rais kemudian menyinggung pernyataan yang pernah disampaikan Jokowi saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta kala membantah maju sebagai calon presiden di Pilpres 2014.

Jokowi kala itu memang menyatakan, dirinya fokus saja urus DKI Jakarta, namun pada akhirnya maju sebagai calon presiden.

Load More