Suara.com - Bupati Pegunungan Bintang Papua Yan Bidana ingin wilayahnya dibangun fasilitas dan infrakstruktur olahraga yang lengkap, hal ini juga sebagai soft diplomasi dengan negara tetangga yakni Papua Nugini.
"Harapan saya khususnya di Pegunungan Bintang ini dibangun fasilitas olahraga karena olahraga pendekatannya soft diplomasi antara pemerintah Papua Nugini dengan kita karena kami ini bersaudara," katanya usai melakukan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali di Gedung Graha Kemenpora, Senayan Jakarta Pusat, Rabu (6/4/2022).
Ia menuturkan pihaknya sudah membangun Perguruan Tinggi, sehingga diharapkan ada interaksi antara perguruan tinggi dengan olahraga.
Selain itu, dengan adanya sarana dan prasarana olahraga yang lengkap maka pemuda setempat bisa ambil bagian yang postif dalam pengembangan dirinya terutama dalam memajukan bangsa di bidang olahraga.
"Kabupaten Pegunungan Bintang tidak ada sarana olahraga. Tapi PON kemarin hampir semua cabor ikut berkontribusi atletnya, termasuk tinju. Tinju kita sampai tingkat nasional nasional tapi lima tahun ini tidak diurus sehingga harapan saya dengan sarana olahraga bisa bangkit lagi," harapnya.
Yan Bidana juga berharap fasilitas atau infrastruktur olahraga yang dibangun saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 di empat lokasi yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Merauke dan Mimika bisa dimanfaatkan dengan gelaran event tahunan.
"Bahwa di Jayapura, Merauke dan Mimika sudah dibangun fasilitas Olahraga bersamaan dengan PON Papua, harapan saya supaya ada event tahunan, disamping memelihara fasilitas tapi juga mengembangkan prestasi kita, anak-anak papua sehingga dia bisa fokus dan generasi membangun Papua," ungkapnya.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan infrastruktur olahraga di Kabupaten Pegunungan Bintang. Sebab, hal itu sejalan dengan rencana Gubernur Papua untuk menjadikan Papua provinsi olahraga.
Menurut Menpora Amali, Papua merupakan salah satu provinsi yang memiliki banyak talenta dan bakat olahraga. Namun masih sangat kekurangan fasilitas olahraga. Dengan demikian, Kemenpora akan mengupayakan membantu berkoordinasi dengan lintas kementerian termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Sebab, sejak tahun 2019 yang lalu untuk pembangunan infrastruktur olahraga yang berupa bangunan fisik menjadi kewenangan Kementerian PUPR. "Kita tahu kabupaten Pegunungan Bintang ini berbatasan langsung dengan negara tetangga Papua Nugini. Maka, perlu bagi kita untuk menyediakan sarana untuk olahraga, baik pengembangan untuk kepemudaan maupun talenta dan bakat disana. Supaya mereka ada kegiatan dan sekaligus menjadi hiburan untuk masyarakat. Mudah-mudahan harapan Pak Bupatin dan masyarakat Pegunungan Bintang bisa terealisasi," tutupnya.
Berita Terkait
-
Punya Banyak Talenta, Kemenpora Siap Tingkatkan Fasilitas Olahraga di Papua
-
Jangan Jadikan Puasa Sebagai Alasan, Pelatih Pribadi Beri Tips Cara Berolahraga selama Ramadhan
-
Surati Jokowi, Organisasi Papua Merdeka Desak Indonesia Segera Gelar Dialog Damai dengan PBB
-
Top 5 Sport: Momen Kyrie Irving Buka Puasa di Sela Laga NBA Curi Perhatian
-
Asyiknya Ngabuburit Sambil Memanah, Remaja Banjarnegara Asah Konsentrasi dan Fisik
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
-
Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI