Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, mengatakan Papua merupakan salah satu provinsi yang memiliki banyak talenta dan bakat olahraga. Namun masih sangat kekurangan fasilitas olahraga. Dengan demikian, Kemenpora akan mengupayakan membantu berkoordinasi dengan lintas kementerian termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Sebab, sejak tahun 2019 yang lalu untuk pembangunan infrastruktur olahraga yang berupa bangunan fisik menjadi kewenangan Kementerian PUPR.
"Kita tahu kabupaten Pegunungan Bintang ini berbatasan langsung dengan negara tetangga Papua Nugini. Maka, perlu bagi kita untuk menyediakan sarana untuk olahraga, baik pengembangan untuk kepemudaan maupun talenta dan bakat disana. Supaya mereka ada kegiatan dan sekaligus menjadi hiburan untuk masyarakat. Mudah-mudahan harapan Pak Bupati dan masyarakat Pegunungan Bintang bisa terealisasi," harapnya saat menerima kunjungan Bupati Kabupaten Pegunungan Bintang Papua, Yan Bidana di ruang kerjanya, lantai 10 gedung Graha Kemenpora, Senayan Jakarta Pusat, Rabu (6/4/2022).
Sementara itu, Bupati Pegunungan Bintang Yan Bidana yang didampingi Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Drg. Aloysius dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Gebze menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Menpora Amali. Dia berharap Menpora bisa membantu membangun sarana dan prasarana olahraga seperti Sepakbola, Futsal, Tinju, Atletik dan cabang olahraga lainnya.
Kedatangan Bupati Pegunungan Bintang dan rombongan tersebut memang untuk menyanpaikan aspirasi masyarakat setempat untuk dibantu pembangunan sarana dan prasarana olahraga.
Menurutnya, pembangunan sarana olahraga ini nantinya bisa menjadi soft diplomasi antara Pegunungan Bintang dan daerah sekitar dengan Papua Nugini karena berbatasan langsung.
Selain itu, dengan adanya sarana dan prasarana olahraga yang lengkap maka pemuda setempat bisa ambil bagian yanh postif dalam pengembangan dirinya terutama dalam memajukan bangsa di bidang olahraga.
"Kabupaten Pegunungan Bintang tidak ada sarana olahraga. Tapi PON kemarin hampir semua cabor ikut berkontribusi atletnya, termasuk tinju. Tinju kita sampai tingkat nasuonal nasional tapi lima tahun ini tidak diurus sehingga harapan saya dengan sarana olahraga bisa bangkit lagi," terang Yan.
"Pak Bupati menyampaikan tentang aspirasi masyarakat dari kabupaten Pegunungan Bintang minta untuk dibantu sarana dan prasarana untuk olahraga," kata Menpora Amali usai pertemuan.
Baca Juga: Bonus Atlet Peraih Medali PON Papua 2021 dari Sumbar Dicairkan, Wagub Audy Joinaldy Beri Pesan Ini
Berita Terkait
-
Jangan Jadikan Puasa Sebagai Alasan, Pelatih Pribadi Beri Tips Cara Berolahraga selama Ramadhan
-
Surati Jokowi, Organisasi Papua Merdeka Desak Indonesia Segera Gelar Dialog Damai dengan PBB
-
Top 5 Sport: Momen Kyrie Irving Buka Puasa di Sela Laga NBA Curi Perhatian
-
Asyiknya Ngabuburit Sambil Memanah, Remaja Banjarnegara Asah Konsentrasi dan Fisik
-
Menpora Amali Dukung Pemulihan Korban Kerangkeng Manusia di Langkat
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta