Suara.com - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI di depan Gedung DPR RI sempat meminta untuk masuk dan dibukakan pintu. Permintaan itu bahkan diteriaki mahasiswa saat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sedang menyampaikan sambutannya.
Sambutan Listyo itu ia sampaikan dari atas mobil komando menyusul Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang sudah membrikan pidatonya lebih dulu saat menemui massa aksi.
Mulanya, Listyo mengatakan bahwa Polri akan memastikan mahasiswa dapat menyampaikan aspirasi. Ia menekankan bahwa pihaknya mendukung kebebasan berpendapat dan berekspresi.
"Saya dalam posisi yang akan memastikan seluruh aspirasi adek adek mahasiswa semua tersampaikan," kata Listyo.
Ia kemudian berujar bahwa polisi yang bertugas akan memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman.
"Oleh karena itu saya titip juga kepada seluruh anggota tolong kawal, tolong jaga adek-adek kita. Ini anak-anak kita ini teman teman kita," kata Listyo.
Mendengar Listyo mengistilahkan mahasiswa dengan panggilan teman, ada mahasiswa yang justru merasa hal itu tidak sepenuhnya benar.
Sebab ia merasa apabila memang mahasiswa dipandang sebagai teman, maka permintaan untuk masuk ke Gedung DPR seharusnya dikabulkan pihak kepolisian.
"Kok enggak dibukain pintu sih pak?," teriak mahasiswa.
Baca Juga: Usai Disambangi Pimpinan DPR, Kericuhan Pecah Hingga Sebabkan Dua Polisi Terluka Kena Lemparan Batu
Listyo kemudian melanjutkan dengan memberikan pesan kepada kepolisian untuk mengawal penyampaian aspirasi mahasiswa di DPR berjalan dengan aman.
"Kawal jangan sampai ada yang menunggangi. Karena suara aspirasi mahasiswa adalah suara akademisi, suara murni dan itu harus dijaga, harus selalu dikawal dan kami siap untuk mengawal semua aspirasi teman-teman mahasiswa," ujarnya.
Pimpinan DPR Temui Mahasiswa
Tiga pimpinan DPR RI akhirnya turun menghampiri ribuan massa mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa di Depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (11/4/2022).
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo turut mendanpingi dalam kegiatan tersebut.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, tampak para pimpinan DPR yang turun temui massa yakni Sufmi Dasco Ahmad fraksi Gerindra, Lodewijk F Paulus fraksi Golkar, Rahmat Gobel fraksi NasDem.
Berita Terkait
-
Waduh! Ade Armando Dianiaya Massa di Depan Gedung DPR, Celana Panjang Sampai Hilang
-
Ade Armando Babak Belur Dikeroyok Pendemo di DPR, Begini Kronologinya
-
Usai Disambangi Pimpinan DPR, Kericuhan Pecah Hingga Sebabkan Dua Polisi Terluka Kena Lemparan Batu
-
Ade Armando Digebuki dan Sempat Ditelanjangi Demonstran 11 April 2022
-
Aksi 11 April Mahasiswa di Batam Serukan Penolakan Jokowi Tiga Periode
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba