News / Internasional
Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB
Menteri Perang AS Pete Hegseth (Kedubes AS)
Baca 10 detik
  • Menteri Perang AS Pete Hegseth mengancam akan melancarkan operasi militer terhadap Iran jika negosiasi tahap kedua mengalami kegagalan.
  • Militer AS memperluas blokade laut di Timur Tengah hingga Indo-Pasifik untuk mencegat kapal yang mendukung logistik pihak Iran.
  • Pakistan berupaya memfasilitasi negosiasi di Islamabad, namun ketegangan militer tetap meningkat dan mengancam stabilitas jalur energi global.

Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat kembali memberikan ancaman kepada Iran. Menteri Perang AS, Pete Hegseth menegaskan pasukan mereka siap kembali melancarkan operasi kapan saja jika negosiasi tahap kedua gagal.

Dalam konferensi pers di Pentagon, Hegseth bersama Kepala Staf Gabungan Dan Caine menyampaikan pesan keras kepada Teheran.

"Kami siap sepenuhnya untuk kembali berperang," ujar Pete Hegseth dilansir dari New York Times.

Hegseth juga memperingatkan bahwa serangan terhadap infrastruktur listrik Iran dapat dilanjutkan jika tidak ada kesepakatan.

“Kami mendesak rezim baru Iran untuk memilih dengan bijak,” ujarnya.

Sementara itu, militer AS memperluas cakupan blokade terhadap Iran, tidak hanya di Timur Tengah tetapi juga hingga kawasan Indo-Pasifik.

Ilustrasi perang Iran Israel. (Foto: Reuters)

Caine menyebut kapal berbendera Iran atau yang memberi dukungan logistik akan dikejar.

“Kapal perang AS dapat melepaskan tembakan peringatan terhadap pelanggar blokade,” kata Caine.

Caine juga menambahkan bahwa angkatan laut di Pasifik siap dikerahkan untuk mencegat suplai menuju Iran.

Baca Juga: Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

Di sisi lain, Iran mengancam akan menghentikan perdagangan di kawasan strategis seperti Teluk Persia, Teluk Oman, dan Laut Merah.

Langkah ini dinilai berpotensi mengganggu jalur energi global.

Sementara itu, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan menyebut pembicaraan lanjutan kemungkinan digelar di Islamabad.

Delegasi Pakistan yang dipimpin Panglima Angkatan Darat, Syed Asim Munir, bahkan telah berada di Teheran untuk mendorong perpanjangan gencatan senjata.

Namun hingga kini, baik Washington maupun Teheran belum mengonfirmasi jadwal resmi pertemuan lanjutan tersebut.

Negosiasi masih berlangsung secara tidak langsung di tengah meningkatnya tensi militer.

Load More