- Menteri Perang AS Pete Hegseth mengancam akan melancarkan operasi militer terhadap Iran jika negosiasi tahap kedua mengalami kegagalan.
- Militer AS memperluas blokade laut di Timur Tengah hingga Indo-Pasifik untuk mencegat kapal yang mendukung logistik pihak Iran.
- Pakistan berupaya memfasilitasi negosiasi di Islamabad, namun ketegangan militer tetap meningkat dan mengancam stabilitas jalur energi global.
Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat kembali memberikan ancaman kepada Iran. Menteri Perang AS, Pete Hegseth menegaskan pasukan mereka siap kembali melancarkan operasi kapan saja jika negosiasi tahap kedua gagal.
Dalam konferensi pers di Pentagon, Hegseth bersama Kepala Staf Gabungan Dan Caine menyampaikan pesan keras kepada Teheran.
"Kami siap sepenuhnya untuk kembali berperang," ujar Pete Hegseth dilansir dari New York Times.
Hegseth juga memperingatkan bahwa serangan terhadap infrastruktur listrik Iran dapat dilanjutkan jika tidak ada kesepakatan.
“Kami mendesak rezim baru Iran untuk memilih dengan bijak,” ujarnya.
Sementara itu, militer AS memperluas cakupan blokade terhadap Iran, tidak hanya di Timur Tengah tetapi juga hingga kawasan Indo-Pasifik.
Caine menyebut kapal berbendera Iran atau yang memberi dukungan logistik akan dikejar.
“Kapal perang AS dapat melepaskan tembakan peringatan terhadap pelanggar blokade,” kata Caine.
Caine juga menambahkan bahwa angkatan laut di Pasifik siap dikerahkan untuk mencegat suplai menuju Iran.
Baca Juga: Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
Di sisi lain, Iran mengancam akan menghentikan perdagangan di kawasan strategis seperti Teluk Persia, Teluk Oman, dan Laut Merah.
Langkah ini dinilai berpotensi mengganggu jalur energi global.
Sementara itu, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan menyebut pembicaraan lanjutan kemungkinan digelar di Islamabad.
Delegasi Pakistan yang dipimpin Panglima Angkatan Darat, Syed Asim Munir, bahkan telah berada di Teheran untuk mendorong perpanjangan gencatan senjata.
Namun hingga kini, baik Washington maupun Teheran belum mengonfirmasi jadwal resmi pertemuan lanjutan tersebut.
Negosiasi masih berlangsung secara tidak langsung di tengah meningkatnya tensi militer.
Di kawasan lain, konflik juga memanas di perbatasan Israel-Lebanon dengan serangan baru dilaporkan terjadi.
Situasi ini memperbesar kekhawatiran bahwa konflik dapat meluas ke wilayah yang lebih luas dan negosiasi tahap kedua akan kembali menemui jalan buntu.
Berita Terkait
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam