Suara.com - Pada bulan April 2022 ini Pemerintah akan menyalurkan Bantuan Tunai Langsung (BLT) Minyak Goreng kepada masyarakat. Bagaimana mekanisme penyaluran BLT minyak goreng nantinya?
BLT minyak goreng 2022 ini ditujukan untuk meringankan beban masyarakat atas kenaikan harga kebutuhan bahan makanan pokok jelang Ramadhan dan Idul Fitri. Simak mekanisme penyaluran BLT minyak goreng berikut ini.
Presiden Joko widodo (Jokowi) menghimbau agar masyarakat menggunakan dana bantuan tersebut untuk modal usaha dan membeli kebutuhan pokok. Mengingat saat ini sejumlah bahan makanan pokok mengalami peningkatan harga yang cukup tinggi. Terutama pada harga minyak goreng.
Terkait bagaimana mekanisme penyaluran BLT minyak goreng telah disampaikan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) melalui postingan di akun resmi Instagramnya. Simak ulasannya berikut ini.
Mekanisme Penyaluran BLT Minyak Goreng 2022
1. Sasaran Penerima
Pemerintah akan memberikan BLT minyak goreng kepada 20,65 juta penerima. Adapun kriteria yang termasuk penerima bantuan ini adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako/BPNT dan Program Keluarga Harapan (PKH).
2. Indeks Bantuan
Penerima BLT Minyak Goreng masing-masing akan diberi bantuan sebesar Rp 100 ribu perbulan. Pada bulan April ini penerima akan mendapat Rp 300 ribu sekaligus. Bantuan yang diberikan terhitung 3 bulan yakni bulan Maret, April dan Mei.
Baca Juga: BLT Minyak Goreng Mulai Disalurkan Oleh Kantor POS Gianyar
3. Jadwal Penyaluran BLT Minyak Goreng
BLT akan diberikan pada bulan April 2022 sebelum hari lebaran. Penyaluran BLT minyak goreng ini bersamaan dengan pencairan Program Sembako dan PKH. Total 18,8 juta KPM penerima BPNT dan 1,85 juta KPM program PKH yang kini belum terdaftar sebagai penerima BPNT.
4. Penyaluran Melalui
BLT akan diberikan kepada penerima melalui Kantor Pos Indonesia. Nantinya penerima yang terdaftar bisa mendatangi kantor pos terdekat untuk mengambil dana bantuan tersebut.
Sekjen Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat, mengatakan meskipun Presiden mengatakan BLT Minyak Goreng, namun pada dasarnya dalam penggunaan sehari-hari untuk kebutuhan pangan. Tidak berarti semua harus dibelikan minyak goreng saja.
Kompensasinya sebenarnya bansos pangan. Bapak Presiden mengatakan BLT minyak goreng, tapi penggunaannya untuk pangan, tidak berarti penggunaannya harus jadi minyak goreng. Tergantung kebutuhan warga,” ujar Harry Hikmat melalui konferensi Rakornas Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas yang diikuti di Jakarta, pada Selasa (5/4/2022).
Berita Terkait
-
BLT Minyak Goreng Mulai Disalurkan Oleh Kantor POS Gianyar
-
Jangan Coba Lakukan Penyelewengan BLT Minyak Goreng, Kemensos Pasang Sejumlah Pengawasan Berlapis!
-
Cair Minggu Depan, Begini Cara Cek BLT Minyak Goreng dari Jokowi
-
2 Cara Cek BLT Minyak Goreng via Aplikasi dan Link Cek Bansos Kemensos, Periksa Apakah Kamu Dapat Migor Gratis!
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!
-
Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!
-
Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare