Suara.com - Pegiat media sosial, Denny Siregar secara tegas mengutuk kekerasan yang dialami oleh Ade Armando saat datangi aksi BEM SI, Senin (11/4/2022).
Dalam media sosial ia secara intens mengunggah cuitan terkait kasus penganiayaan Ade Armando.
Namun, seiring banyaknya cuitan Denny Siregar, ia kena sentil oleh Politikus Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana.
Pada cuitan di akun Twitter miliknya @panca66, ia menyindir respons Denny Siregar terkait dengan Ade Armando dan sikapnya saat ada enam laskar FPI yang tewas tertembak.
"Denny Siregar jejeritan AA [Ade Armando] ditelanjangin dan dipukul massa," tulis Panca.
"Dia lupa, kalau dia pernah kirim karangan bunga untuk kematian 6 orang laskar FPI. Jijik!!!," imbuhnya.
Cuitan Panca tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Dia sudah tidak ada rasa kemanusiaan atas 6 nyawa Rakyat Indonesia yang Dibunuh secara keji," komentar warganet.
"Pada waktunya, dia akan menuai apa yang dia tebar," imbuh warganet lain.
Baca Juga: Cuitan Pandji Pragiwaksono soal Ade Armando Banjir Hujatan dan Trending di Twitter
"Publik enemy nanti giliran dia nih," tulis warganet di kolom komentar.
"Aku pribadi pun merasa tidak masuk akal atau di luar nalar si AA berada di situ, apapun alasannya bang," timpal lainnya.
Perlu diketahui, Denny Siregar sebelumnya mengirim karangan bunga dalam rangka menyambut kebebasan dua polisi terdakwa kasus penembakan Laskar FPI.
Ia memberikan selamar dan berterimakasih karena telah membuat tewas beberapa orang Laskar FPI dalam peristiwa tragedi KM 50 akhir 2020 lalu.
"Bebas. Terimakasih Sudah Kirimkan Laskar FPI Ketemu Bidadari,” bunyi karangan bunga dari Denny Siregar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati