Suara.com - Komisi II DPR akan menggelar rapat kerja dengan Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilihan Umum pada Rabu (13/4) besok.
Ketua KPU Hasyim Asyari mengatakan rapat tersebut untuk membahas draft Peraturan KPU terkait Tahapan, Program dan Jadwal Pemilu Serentak 2024.
"Rapat kerja akan digelar besok pukul 13.00 WIB. Rapat kerja dan rapat dengar pendapat untuk membahas draf PKPU tentang tahapan pemilu," kata Hasyim di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/4/2022).
Hasyim mengharapkan dalam rapat tersebut, Komisi II DPR menyetujui draft PKPU mengenai Tahapan, Program dan Jadwal Pemilu Serentak 2024.
"Kami ingin membangun sebuah penyamaan sikap dengan pemerintahan, DPR dalam RDP besok supaya ada titik temu bahwa besok disepakati terkait dengan draft PKPU tentang tahapan pemilu 2024," ujar Hasyim.
Dia menuturkan, minggu ini adalah pekan terakhir persidangan DPR sebelum memasuki massa reses pada Jumat, 15 April sampai Mei nanti. Sementara tahapan Pemilu Serentak 2024, dijadwalkan mulai 14 Juni 2022.
"Kami berharap RDP besok mengambil keputusan strategis," ucap Hasyim.
Selain itu, kata Hasyim, persetujuan dan pengesahan draf PKPU besok sangat penting. Sebab terkait jaminan tahapan Pemilu Serentak 2024 agar dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang disepakati.
"Bagi KPU sendiri, bagi jajaran penyelenggara pemilu itu ada kesempatan yang memadai untuk mempersiapkan menjelang masuknya tahapan pemilu," katanya.
Baca Juga: Tanpa Ada Perdebatan, Anggota Bawaslu Sepakat Tunjuk Rahmat Bagja Jadi Ketua Bawaslu
Untuk diketahui hari pemungutan suara Pemilu 2024 telah diumumkan yakni 14 Februari 2024.
Berita Terkait
-
Tanpa Ada Perdebatan, Anggota Bawaslu Sepakat Tunjuk Rahmat Bagja Jadi Ketua Bawaslu
-
Perdana Pemilu Serentak 2024, Jokowi Minta Anggota KPU dan Bawaslu yang Baru Dilantik Langsung Tancap Gas
-
Usai Jokowi Tegaskan Pemilu 14 Februari 2024, Gus Jazil PKB: Cak Imin Usul Penundaan Semacam Tawaran ke Publik
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar