Suara.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menyatakan aksi simbolik mosi tidak percaya kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan dan Rektor UI Ari Kuncoro.
Pernyataan aksi simbolik mosi tidak percaya ini diungkapkan BEM UI melalui akun Instagram resminya @bemui_official pada Selasa (12/4/2022).
Beberapa jam sebelumnya, UI mengadakan kegiatan kuliah umum secara tatap muka di Balai Sidang Universitas Indonesia. Acara ini mengundang Luhut sebagai pembicara, yang dihadiri pula oleh Ari Kuncoro selaku Rektor UI untuk memberi sambutan pembukaan.
Selama acara berlangsung, sejumlah mahasiswa yang bergabung di Aliansi BEM UI melakukan aksi simbolik sebagai bentuk keresahan terhadap sikap dan tindakan dari kedua pengisi acara tersebut.
Terkait "big data", Luhut juga masih enggan membuka suara. Ia menolak anggapan bahwa dirinya yang mengusulkan wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Disebutkan jika ia menyampaikan aspirasi yang diterima.
Menanggapi kejadian serta tanggapan terkait aksi tersebut, Aliansi BEM UI melayangkan #MosiTidakPercaya kepada UI dan Indonesia pada akhir aksi. Mereka juga menyatakan bahwa demokrasi di negara ini sudah mati, sehingga menunjukkan masa kelam bagi UI maupun Indonesia sendiri.
Aliansi BEM UI mengaku akan terus mengawal dan menyikapi segala kebijakan atau yang dianggap tidak demokratis, seperti Statuta UI, wacana penundaan pemilu, hingga perpanjangan masa jabatan presiden.
Pernyataan BEM UI ini menyita perhatian warganet hingga membanjirinya dengan beragam komentar. Kebanyakan dari mereka mendukung aksi tersebut.
"Simbol perlawanan rakyat tentunya mahasiswa karena mereka yang harus menyampaikan KERESAHAN rakyat sebab ada jalurnya untuk menuntut dan menyampaikan aspirasi tanpa mencederai konstitusi. BEM suara rakyat," komentar @i*****i_i***s.
"BEM UI. Kampus Perjuangan Indonesia, jangan pernah takut bersuara, wahai mahasiswa. Jangan biarkan ada yang membungkam suara kalian dan jangan biarkan kalian ditakut-takuti oleh penguasa negara atau kampus," dukung @n****f***a.
"Semangat terus garda terdepan mahasiswa Indonesia. #respect. salam dari PNP," tambah @*****_29.
"Lanjutkan aksi sampai tuntas, masyarakat mendukung," tulis @ra****un_m***n.
"Saya kembali simpatik dengan gerakan BEM UI, tolong kawal konsistunsi dan isu kenaikan harga," timpal @f********f.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Singgung Bahlil dan Luhut, Ketua DPD LaNyalla Minta Menteri Kabinet Tak Invansi Kerjaan di Luar Bidangnya
-
Luhut Tak Bisa Berikan Big Data ke Mahasiswa UI, Warganet Beri Komentar Menohok: Cuma Mau Sama Corbuzier
-
Luhut Ngaku Nggak Pernah Usul Soal Jokowi 3 Periode: Siapa yang Bilang Begitu?
-
Mahasiswa Tantang Big Data Dibuka, Luhut Binsar Malah Analogikan Beda Pendapat dengan Pacar
-
Refly Harun Sampaikan Kritik Keras Soal Big Data Milik Luhut Binsar, Begini Katanya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos
-
Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela
-
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar
-
Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru
-
Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik
-
No Ribet, SPayLater SatSet Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk Layani Kenyamanan Pengunjung
-
Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya
-
Pramono Anung ke Jajaran: Tertibkan Parkir Liar Harus Tegas, Tapi Jangan Berlebihan!