Suara.com - Ade Armando diperiksa polisi di Rumah Sakit saat masih terbaring sakit. Bahkan Ade Armando diperiksa polisi saat wajahnya masih penuh lebam dan perban.
Hal itu diceritakan Kuasa Hukum Ade Armando, Aulia Fahmi. Aulia pun membeberkan isi pertanyaan yang diajukan penyidik dari Polda Metro Jaya.
Dikutip dari TimesIndonesia (jaringan Suara.com) Polisi memberikan beberapa pertanyaan untuk mendalami kasus yang sedang didalami.
"Jadi penyidik sendiri mempertanyakan sekitar fakta, mulai dari bertanya kenapa klien kami datang ke gedung MPR/DPR, lalu bagaimana peristiwa itu bisa terjadi sampai akhirnya terjadi pemukulan dan pengeroyokan itu, dan hanya seputar itu saja," lanjutnya.
Diterangkan pula, pihaknya berharap polisi bisa secepatnya menangkap empat orang yang masih berstatus DPO agar bisa menemukan motif pengeroyokan yang dilakukan mereka kepada Ade Armando.
"Ya kita berharap 4 orang yang masih DPO bisa tertangkap agar bisa jadi pembelajaran bagi masyarakat bahwa demonstrasi yang murni dari rekan-rekan mahasiswa jangan dimanfaatkan didomplengi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," pungkas Aulia.
Pengacara akan memberikan pendampingan hukum untuk mengawal kasus penganiayaan itu, mereka juga mengincar kelompok yang diduga Relawan Anies Baswedan yang sengaja ingin mencelakai Ade Armando.
Lebih lanjut dia menjelaskan, rencana keji relawan Anies Baswedan itu diketahui melalui Screenshot percakapan di group WhatsApp. Mereka sedang diselidiki penyidik Polda Metro Jaya dan akan dilakukan penangkapan secepatnya.
Baca Juga: Kondisi Terkini Ade Armando: Sudah Dipindah dari Ruang HCU, Kamar Perawatan Dirahasiakan
Berita Terkait
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara