Suara.com - Aksi pencurian bisa terjadi kapan dan di mana saja, bahkan di sebuah area yang ramai orang. Malah aksi pencurian yang terekam di video ini terjadi saat sore hari di tengah banyaknya orang berkerumun.
Hal ini seperti yang terlihat di video unggahan akun Instagram @warungjurnalis. Tampak potongan video yang diambil dari kamera pengawas yang memperlihatkan aksi sigap seorang pria dalam mencuri handphone dari dashboard sepeda motor.
"Terekam kamera CCTV, pengendara motor mengambil telepon genggam di dashboard motor toko susu di Jalan Srengseng Sawah, Kembangan, Jakarta Barat," ungkap @warungjurnalis, dikutip Suara.com, Jumat (15/4/2022).
Insiden yang terjadi pada Minggu (10/4/2022) sore ini memperlihatkan kedatangan sebuah keluarga dengan sepeda motor putihnya. Tampak seorang pria membonceng istri dan kedua anaknya mendatangi sebuah toko susu.
Sang istri yang menggendong anak kecilnya turun dari jok dan berlalu memasuki toko, meninggalkan suami dan anak sulungnya di sepeda motor.
Saat itulah si bapak yang mengenakan topi dan masker hitam beraksi secepat kilat mengambil HP yang ditinggal di dashboard sepeda motor di sebelahnya. Usai mengambil HP tersebut, ia sempat memperhatikan sekeliling, seolah memastikan tidak ada yang menyaksikan perbuatannya.
Meski begitu, ia melewatkan satu hal. Sebab ada kamera pengawas di depan toko yang menyoroti langsung aksi kejahatannya tersebut.
Namun bukan hanya itu, sepertinya si anak sulung yang duduk di depan sempat melihat aksi ayahnya dalam mengambil barang yang bukan miliknya.
Pencurian yang terjadi sangat cepat ini seketika mendapat banyak perhatian. Namun bukan hanya mengecam aksi pencurian bapak itu, sejumlah warganet juga menilai kelalaian pemilik HP menjadi penyebab pencurian terjadi.
Pasalnya tidak seharusnya pemilik meninggalkan barang berharga seperti HP di dashboard sepeda motor, meskipun ia masih berada di sekitar situ.
"Ya sapa suruh naro HP sembarangan, giliran ilang aja, yang ngambil disalahin," komentar warganet.
"Pak.. muke anak lo jelas banget paakk... ya Allah, bulan bae ini jangan ngotorin perut anak bini," ujar warganet menyayangkan aksi pencurian bapak itu.
"Kejahatannya terjadi karena ada dua faktor, kesempatan dan niat pelakunya," kata warganet.
"Lah naronya kenapa di dasboard," imbuh warganet lain.
"Ini yang namanya kejahatan bukan karena adanya niat, tapi karena adanya kesempatan," tutur warganet.
Berita Terkait
-
Tunjungan Plaza Kebakaran, Penghuni Gedung Sebelah Malah Santai Rekam Sambil Bukber, Publik: Indo Pride!
-
Nyesek! Penjual Curhat Saldo Toko Onlinenya Dibobol hingga Uang Rp 84.7 Juta Raib, Begini Kronologinya
-
Viralkan! Sutikno Tunawicara Jadi Kuli Uangnya Dibawa Kabur Mandor, 20 Hari Jalan Kaki Lampung - Bekasi
-
Bejat, Pemotor Terekam Lecehkan Anak Sedang Bersepeda di Gang Siang Bolong, Warganet: Mau Coba UU TPKS
-
Curhat Wanita Kesal Diganggu Pemuda saat Meliput Aksi Demo, Harus Take Video Berulang Kali, Warganet Berdebat
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Terkini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo