Suara.com - Di Spanyol, umat muslim hidup berdampingan dengan umat agama lain, terutama Kristen dan Yahudi. Ini menjadi berkah untuk Mohamed Lahssen.
Terutama saat puasa ramadhan juga bertepatan dengan paskah yang dirayakan Kristen dan Yahudi.
Dikutip dari Laprensalatina, Kisah ini datang dari kota otonom Ceuta, di mana umat Islam menandai bulan suci Ramadhan, umat Katolik merayakan Pekan Suci, dan orang Yahudi memperingati Paskah pada tanggal yang sama.
Ramadhan dimulai pada 1 April, sedangkan Pekan Suci pada hari Minggu dan perayaan Paskah dimulai pada hari Jumat.
Bagi Mohamed Lahssen, salah satu dari hampir 30.000 Muslim yang tinggal di Ceuta, perayaan tersebut merupakan kabar baik bagi bisnisnya.
“Di satu sisi, saya membawa pulang banyak Muslim untuk berbuka puasa sebelum jam sembilan malam,” kata sopir taksi kepada Efe.
“Kemudian, ketika saya makan, saya naik taksi lagi dan menjemput banyak orang Kristen yang telah menyelesaikan prosesi dan kembali ke rumah mereka sejak pagi dari gereja,” tambahnya.
Sementara itu, organisasi amal Luna Blanca telah memasang meja amal di sekitar masjid Sidi Embarek yang menawarkan makanan kepada sekitar 400 orang setiap hari.
Kota berpenduduk mayoritas Katolik itu menandai Pekan Suci dengan menempatkan gambar-gambar suci saat prosesi kembali normal tahun ini, dengan hanya beberapa tindakan sanitasi untuk mengekang penyebaran Covid-19.
Baca Juga: Tahun 2030, Umat Muslim Hadapi Bulan Ramadhan 2 Kali Setahun, Pernah Terjadi Tahun 1997
“Saya bekerja di kafetaria di pusat kota dan saya telah melihat semua persaudaraan berlalu begitu saja,” kata Insaf Mohamed, seorang Muslim yang tempat kerjanya terletak di pusat kota, kepada Efe.
Pada hari Jumat, lebih dari 1.000 orang Yahudi yang tinggal di kota itu memperingati pembebasan orang-orang Ibrani dari perbudakan di Mesir.
Ini adalah pertama kalinya dalam dua tahun perayaan keagamaan berlangsung di kota multikultural seperti Ceuta, setelah pembatasan Covid-19 memaksa acara tersebut dibatalkan.
Berita Terkait
-
Geger Kabar Minati Julian Alvarez, Barcelona Malah 'Dibully' Atletico Madrid
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Mengakhiri Trauma yang Menghantui Sejak 1986
-
Sapi Kurban Presiden Prabowo: Berisik di Elite Tapi Justru Untungkan Alit
-
Luis de la Fuente Wanti-wanti Lamine Yamal Jelang Debut Piala Dunia, Apa Isinya?
-
Cinta Mati Real Madrid! Vinicius Junior Mengaku Tak Sanggup Bayangkan Pakai Jersey Klub Lain
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi