Suara.com - Kepolisian Polres Sukabumi merilis daftar daerah rawan macet di jalur mudik dan wisata Sukabumi. Sebab di prediksi di musim liburan Lebaran, warga akan banyak ke objek wisata Sukabumi.
Lokasi rawan kemacetan lalu lintas di jalur mudik Sukabumi atau arteri yakni di wilayah Kecamatan Cicurug, tepatnya di Pasar Cicurug dan Simpang Cidahu.
Kemudian di Kecamatan Parungkuda titik rawan macet berada di Simpang Stasiun dan Pasar Parungkuda dan terakhir di Kecamatan Cibadak tepartnya di sekitar Pasar Terminal Cibadak, Labora, Simpang Ratu.
Daerah tersebut merupakan jalur utama mudik lebaran karena merupakan jalur penghubung Sukabumi-Bogor maupun Sukabumi-DKI Jakarta.
"Kabupaten Sukabumi merupakan daerah tujuan mudik dan wisata, kemungkinan pada tahun ini jumlah pemudik yang masuk ke wilayah Kabupaten Sukabumi khususnya dari arah Jakarta dan Bogor meningkat. Maka dari itu, kami sejak dini melakukan berbagai antisipasi terjadinya kemacetan panjang atau penumpukan kendaraan di jalur mudik Sukabumi," kata Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Bagus Yudo Setyawan di Sukabumi, Senin.
Diperkirakan pada musim mudik tahun ini jumlah pemudik masuk ke wilayah Kabupaten Sukabumi melalui jalur ini baik yang menggunakan sepeda motor, mobil pribadi, maupun kendaraan umum
"Prediksi meningkatnya volume kendaraan pemudik yang menggunakan jalur mudik Sukabumi ini salah satunya dikarenakan pemerintah mengizinkan masyarakat mudik lebaran, setelah dua tahun terakhir melarangnya sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19, sehingga momen lebaran pada 2022 menjadi momen untuk pulang ke kampung halaman untuk merayakan lebaran bersama keluarga," tambahnya.
Selain itu, pada musim mudik nanti jalur arteri ini tidak hanya digunakan pemudik dari arah Jabodetabek dengan tujuan Sukabumi saja, tetapi juga dimanfaatkan dengan tujuan daerah lain seperti Cianjur, Bandung dan lainnya jika arah menuju Puncak arus lalu lintas padat.
Kemudian, untuk daerah rawan kemacetan lalu lintas di jalur wisata yakni di beberapa titik di objek wisata mulai dari Palabuhanratu hingga Cisolok seperti Simpang Bagbagan, Simpang Damkar, Simpang Batu Sapi, Simpang Jangilus.
Baca Juga: BTN Gelar Mudik Gratis, 600 Orang Siap Diberangkatkan ke Kampung Halaman
Selanjutnya, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palabuhanratu, Gunung Butak, Pantai Citepus dan terakhir di Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok. Lokasi ini setiap libur dan cuti bersama perayaan Idul Fitri selalu dipadati kendaraan wisatawan yang datang daerah berbagai daerah.
Bagus mengatakan dalam upaya mengantisipasi kemacetan baik di jalur mudik maupun wisata, pihaknya sudah mempersiapkan personelnya untuk melakukan pengamanan, pengaturan dan lainnya.
Dalam antisipasi tersebut, pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait seperti dari unsur TNI, Dinas Perhubungan, Polisi Pamong Praja dan Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mengenai kesiapan pengamanan arus mudik maupun wisata.
Selain itu, menyiapkan jalur-jalur alternatif yang akan digunakan apabila ada pengalihan arus pada saat arus padat, mempersiapkan sarana prasarana rekayasa arus lalu lintas seperti water barier, tolo-tolo, spanduk imbauan dan rambu portable.
"Kami pun sudah menyiapkan pos pelayanan lalu lintas, pos terpadu, pos pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2022 di wilayah hukum Polres Sukabumi. Pos ini selain untuk mengatur dan mengamankan arus lalu lintas juga bisa dimanfaatkan oleh pemudik yang mencari berbagai informasi mulai dari kondisi arus lalu lintas, tempat pengisian BBM, lokasi istirahat atau tempat ibadah hingga lokasi jalur alternatif," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Cerita dari Dapur Kayu Bakar: Tradisi Memotong Ayam dan Doa Opung untuk Cucu Merantau
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
-
Pemudik Naik Kendaraan Pribadi Berkurang, Kecelakaan Mudik 2026 Turun 6,3 Persen
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!
-
Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!
-
UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!
-
Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung
-
Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah