Suara.com - Penumpang yang melakukan perjalanan menaiki jasa kereta api dilarang untuk merokok selama di dalam kereta.
Baru-baru ini viral sebuah video yang memperlihatkan ada pemuda yang merokok di dalam kereta api.
Peristiwa yang memperlihatkan ada pemuda merokok di kereta api tersebut dibagikan oleh akun Instagram underc0ver.id.
Video ini diduga direkam oleh salah seorang penumpang kereta api yang memergoki aksi mereka. Dalam video, terlihat ada tiga pemuda yang berada di bordes.
Para pemuda ini bahkan nekat membuka pintu gerbong saat kereta api melaju dengan kecepatan tinggi.
Salah satu pemuda berbaju putih terlihat berdiri di depan pintu sementara dua pemuda lain berjongkok di pintu kereta yang dibukanya.
Diketahui, penumpang tersebut merokok di kereta api Kahuripan 284 relasi Kiaracondong tujuan Blitar pada Sabtu (16/4/2022).
"Salah satu penumpang KA Kahuripan 284 (Bandung Kiaracondong-Blitar) memergoki gerombolan pemuda yang merokok di bordes dan membuka pintu saat KA tersebut melaju dengan kecepatan tinggi," tulis keterangan unggahan dikutip Suara.com, Senin (18/4/2022).
Dalam video juga terlihat saat salah seorang pemuda yang berdiri di pintu gerbong kereta api itu memegang puntung rokok menyala.
Baca Juga: Heboh Pemilik Mobil Diduga Pukul Petugas Parkir Jogja City Mall, Gara-Gara Karcis
Menurut informasi, pemuda ini ketahuan merokok saat kereta melaju di petak Madiun.
Menindaklanjuti hal itu, para petugas yang berada di kereta api Kahuripan itu langsung menghampiri pemuda yang ketahuan merokok oleh penumpang.
Namun, pemuda itu sudah tidak ada di bordes saat petugas melakukan pemeriksaan karena sudah kembali ke tempat.
Dalam video, seorang kondektur kereta api bersama Polsuska menghampiri para pemuda di tempat duduknya. Petugas memeriksa tiket dan identitas penumpang tersebut.
Menurut informasi lanjutan, petugas akhirnya menurunkan para pemuda yang ketahuan merokok itu di pemberhentian berikutnya, yaitu Stasiun Nganjuk.
Peristiwa tersebut sontak menuai beragam tanggapan warganet. Tak sedikit warganet yang turut geram dengan aksi penumpang yang merokok di dalam kereta.
Berita Terkait
-
Ngakak! Bocah Ini Bangun Tidur Siang Siap-siap buat Sekolah Padahal Diajak Ngabuburit
-
Viral Video Ibu Tusuk Anak Gadis Saat Waktu Sahur, Cek Fakta Dibaliknya
-
Ngelindur, Pria Ini Bangunkan Sahur Pakai Toa Masjid Pukul 12.00 Malam
-
Heboh Pemilik Mobil Diduga Pukul Petugas Parkir Jogja City Mall, Gara-Gara Karcis
-
Perempuan Temukan Catatan Cari Jodoh di Botol Setelah 56 Tahun, Isinya Masih Utuh Bikin Kagum
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang