Suara.com - Perilaku mencuri tetaplah hal yang salah meskipun pelakunya anak-anak.
Dalam hal ini, sekumpulan anak-anak kepergok mencuri di minimarket.
Hal ini terlihat dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @terangmedia.
Pada video tersebut, mulanya kamera menampakkan kondisi sebuah minimarket. Hingga kemudian, saat kamera diarahkan pada suatu lorong, terlihat anak-anak yang tengah menangis.
Beberapa anak tersebut menangis saat ditanyai oleh orang dewasa dengan pakaian tentara.
Anak-anak tersebut menangis dengan membawa beberapa makanan di minimarket tersebut.
Menangisnya anak-anak tersebut disebabkan karena mereka dipergoki mencuri dagangan di minimarket tersebut.
Terlihat dalam video, anak-anak tersebut ada yang membawa yogurt, sosis, dan lain sebagainya sambil menangis.
"Pantas setiap di SO minus mulu, oh ini pelakunya," tulisan dalam video.
Baca Juga: Seorang Anak Ngompol Saat Lomba Pildacil, Warganet: Demam Panggung
Unggahan video tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Orangtuanya suruh tanggung jawab," komentar warganet.
"Dulu waktu gue kerja pernah juga kejadian seperti itu. Beberapa anak kecil mondar-mandir lama pas ke kasir cuma jajan mie gemes yang dua ribuan. Gue curiga dan akhirnya gue angkat kaos serta periksa kantongnya ada banyak cokelat dan makanan lain," imbuh warganet lain.
"Dikira rak rumah sendiri, main ambil makan. Tolong orangtuanya tanggung jawab," tulis warganet di kolom komentar.
"Nanti kebiasaan kebawa gede bahaya," timpal lainnya.
"Orangtuanya panggil aja," balas warganet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
BGN Sebut MBG Gerakkan Ekonomi Hingga Rp16,8 Miliar per Hari di Kalbar
-
Hilmar Farid: Ada Gap Pengetahuan Antara Jaksa dan Nadiem Makarim di Kasus Chromebook
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Jabar Sudah Bisa Bayar Pajak Kendaraan via WhatsApp, Jakarta Kapan?
-
Bukan 3 Orang, Ternyata Kejagung Kasasi 8 Bankir yang Divonis Bebas di Kasus Sritex
-
Kunjungi Lampung Selatan, Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Apresiasi Komitmen Daerah Tangani Zero Dose
-
Kasus PRT Benhil: Pernyataan Penyidik Dinilai Reduksi Kesalahan Pelaku
-
15 Tahun Jaga Rel Tanpa Status, Penjaga Perlintasan Minta Palang Kereta Resmi yang Layak
-
Masuk Kelompok Ekonomi Terbawah, 11 Ribu Nama Dibuang dari Daftar Penerima Bansos