Suara.com - Seorang mahasiswa yang mendapatkan tugas untuk meliput bencana alam telah menjadi viral di media sosial.
Video yang memperlihatkan momen liputan berbahasa Inggris itu dibagikan oleh akun Instagram @kepoin_trending.
"Mendalami peran banget yang belakang," tulis akun ini sebagai keterangan unggahan dikutip Suara.com, Selasa (19/4/2022).
Dalam video, tampak mahasiswa beralmamater hijau melaporkan di lapangan dan ada mahasiswa yang melaporkan di studio.
Tampaknya, mahasiswa ini memilih puting beliung sebagai salah satu bencana yang ingin diliputnya.
Bukan puting beliung sungguhan, melainkan mahasiswa ini menciptakan puting beliung buatan dengan bantuan teman-temannya sebagai pemeran dalam video liputannya.
Dalam video, mahasiswa ini memberitakan bahwa sejumlah area di Jawa dilanda angin puting beliung. Ia langsung membuat video liputan seakan-akan meliput di daerah yang dilanda.
Namun, peran mahasiswa bersama teman-temannya ini dinilai sangat totalitas. Salah satu mahasiswa membaca laporan liputan sementara teman-teman di belakangnya berperan seolah-olah menjadi korban.
Saat mahasiswa ini membaca liputan, teman-temannya berlarian dan oleng ke kanan dan ke kiri seakan-akan terkena angin.
Baca Juga: Bikin Viral Ibu Gorok Leher Anak, Pelaku Tidak Diproses Hukum karena Alasan Ini
Bahkan, dedaunan yang berada di sebelahnya pun sengaja digoyangkan agar terlihat nyata seperti puting beliung betulan.
Tiga orang teman yang berada di belakangnya itu berlarian menuju salah satu permainan anak TK dan menabrak mainan itu.
Mereka langsung berputar-putar di dekat area mainan seolah-olah dihempas oleh angin kencang.
Mahasiswa ini juga berpura-pura mewawancarai teman cowok yang berperan jadi warga. Saat diwawancara, cowok ini juga terlihat bergoyang karena terkena angin.
Sementara itu, teman-temannya yang berada di belakang melakukan aksinya. Salah satu dari mereka berakting totalitas sampai terkapar di halaman.
Sontak, momen liputan ini langsung menjadi sorotan warganet. Tak sedikit warganet yang menuliskan komentar kocak.
"Baliho di belakang gada gerak geraknya karena angin," tulis salah seorang warganet.
"Yang laki-laki nggak nggak make sanse ama teman-temannya yang uda setengah mati mendalami peran...lupa ma scripnya ya bang," komentar warganet.
"Yang belakang kenama nyantol ke tempat mainan," ujar warganet.
"Totalitas," sahut warganet.
"Yang diwawancarai bingung sendiri lalu ngilang," celetuk warganet.
"Kameramen juga harusnya bergoyang," imbuh yang lain.
Berita Terkait
-
Akun Masjid Unggah Foto Anak Anteng Jaga Adik Bayinya Saat Tarawih, Berakhir Kena Tegur Pihak Berwajib
-
Sejumlah Pria Diduga Begal Pepet Pemotor di Cileungsi, Pelaku Langsung Kabur Usai Disemprot Ibu Korban
-
Disindir Tentang THR dan Gaji Lewat Meme, Sri Mulyani: Orang Indonesia Memang Kreatif dan Jenaka
-
Viral Tulisan di Gerobak Bakso Bikin Curiga, Publik: Coba Dicek Penjualnya Bawa HT Nggak?
-
Curhat Selalu Cekcok dengan Tetangga, Kerap Diajak Berkelahi hingga Hina Ibunya Punya Rumah Hanya Ngontrak
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Cuaca Ekstrem di Jabodetabek hingga 21 Februari
-
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Sejumlah Wilayah
-
Tiba di Washington DC, Prabowo Disambut Hangat Diaspora dan Mahasiswa Indonesia
-
Wamenag: Stop Sweeping Ramadan! Siapa Pun Dilarang Bertindak Sendiri
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang