Suara.com - PT Angkasa Pura Logistik (APLog), subsidiari PT Angkasa Pura I (Persero) menyelenggarakan acara Webinar Series Ke-2 APLog Tahun 2022 dalam komunitas APLog Logistic Forum yang diselenggarakan secara virtual menggunakan platform Zoom dan Youtube, Rabu (20/4/2022).
Acara tersebut merupakan kegiatan rutin dan merupakan rangkaian acara webinar kedua dari seri APLog Logistic Forum di tahun 2022.
Forum ini merupakan inisiatif berkelanjutan dari PT Angkasa Pura Logistik untuk memfasilitasi para pelaku, praktisi, profesional, akademisi serta pemerhati logistik untuk saling bersilaturahmi dan berdiskusi mengenai perkembangan terkini logistik nasional khususnya dan internasional pada umumnya.
Mengangkat tema “Kenaikan Biaya Logistik Sebagai Dampak Geopolitik Atau Kelangkaan Produksi Bahan Bakar”, webinar kali ini menghadirkan dua pembicara yaitu Chairman of Supply Chain Indonesia, Setijadi dan Direktur Eropa II Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri, Winardi H Lucky.
Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT APLog, Ridwan Moeis mengatakan, ini jadi kedua kali pihaknya menyelenggarakan webinar dan berharap jadi awal yang baik.
“Kami berharap para ahli melakukan atau membedah kembali setelah adanya dampak geopolitik. Dari paparan narasumber kita juga bisa mendapat pencerahan, Apa sebenarnya yang terjadi, di industri pesawat avtur meningkat lebih dari 50 persen, hal lain juga berdampak. Kami pelaku logistik merasakan, terjepit antara produsen dan konsumen ditengah kondisi masih pandemi,” papar Ridwan.
Ia menuturkan, menangani konsumen memerlukan modal kerja yang besar, sementara harga pokok meningkat. “Apa yang bisa kita buat? Kalau kita tidak ambil, kita tidak punya omset, kita harus berdamai dengan keadaaan sehingga dengan meningkatkan logistik sangat berat bagi kami tapi kalau tidak melakukan hal tersebut kami merugi,” ungkapnya.
Ia mengusulkan kepada pemerintah atau asosiasi agar diberikan kemudahan perpajakan bahkan penghapusan pajak.
“Kemudahan perizinan, kita harus saling bahu membahu, ini hanya bisa secara kolaborasi belum lagi kita menghadapi pemain asing di negeri kita. Pemain asing sulit kita hindari, oleh karena itu sesama anak negeri harus kolaborasi,” terangnya.
Baca Juga: Logistik Balap MotoGP di Sirkuit Mandalika Diterbangkan ke Argentina
Direktur Eropa II Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri, Winardi H Lucky menjelaskan bahwa pihaknya membawahi 26 negara termasuk beberapa cluster negara seperti negara balkan, skandinavia, turki, rusia dan dampak perang akan masuk ke domain logistik.
“Tahun ini ada dua peristiwa besar di Rusia, salah satunya operasi militer ke Ukraina. Situasi Rusia dan Ukraina tidak semakin membaik walaupun kini sudah ada perundingan yang masih berjalan,” ucapnya.
Ia menuturkan beberapa dampak terhadap logistik pasca konflik tersebut, yaitu lonjakan tarif pengiriman sehingga risiko pengiriman barang jadi mahal, adanya penangguhan pengiriman karena pemutusan jalur laut dan pembatalan pengiriman karena kondisi keamanan ditambah ketakutan adanya sanksi serta kenaikan harga ongkos kirim.
“Padahal Rusia salah satu produsen energi utama dunia dengan menyumbang 10 persen dari ekspor bahan bakar mineral dunia dan sepertiga dari konsumsi energi eropa. Konflik yang ada dapat mengganggu suplai, diperkirakan harga minyak dan gas alam dunia naik signifikan,” imbuhnya.
Sementara dampak terhadap perdagangan dan pelayaran internasional diantaranya ancaman serangan siber, timbulnya perselisihan, potensi pembayaran yang tertunda, itu hal yang harus diantisipasi.
“Konsekuensi ekonominya, harga komoditas yang lebih tinggi seperti makanan dan energi akan menyebabkan peningkatan inflasi. Di setiap krisis selalu ada peluang, yang bisa kita manfaatkan. Karena kita penghasil batu bara, kita bisa menggunakan batu bara dan minyak bumi untuk dikirim ke negara eropa. Yang penting pasokan energi mereka tetap terjaga, kita juga bisa kirim pasokan palm oil,” jelas Winardi.
Berita Terkait
-
Asuransi Astra Gelar Webinar #THRBisaDiatur
-
Komitmen Dukung Pemilu, Presiden Jokowi Siap Buat Perpres Pengadaan Logistik Demi Lancarkan Pesta Demokrasi di 2024
-
Bahas Tantangan Ekonomi dan Geopolitik, Sri Mulyani Dukung Prabowo Tingkatkan Kemampuan Pertahanan RI
-
Waduh! MotoGP Amerika 2022 Terancam Ditunda, Masalah Kargo Logistik Jadi Sebabnya
-
Bangun 14 Kapal, Trans Logistik Perkasa Dapat Kredit BCA Senilai Rp 732 Miliar
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!