Suara.com - Banyak umat Muslim berlomba-lomba mengerjakan amal baik agar bisa mendapatkan malam Lailatul Qadar. Anda juga bisa memperbanyak doa malam Lailatul Qadar dan memohon agar bisa mendapatkannya.
Malam Lailatul Qadar adalah malam lebih baik dari seribu bulan. Namun tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan Malam Lailatul Qadar terjadi. Lantas, apa doa malam Lailatul Qadar?
Malam penuh keistimewaan ini diperkirakan ada di 10 malam terakhir bulan Ramadhan, tepatnya pada malam-malam ganjil. Oleh karenanya, pada 10 hari terkahir Ramadhan Anda dianjurkan untuk membaca doa malam Lailatul Qadar.
Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar
Ada beberapa ciri-ciri malam Lailatul Qadar yang bisa Anda perhatikan, sebagai berikut:
1. Suasa yang tenang disertai dengan udara yang begitu baik. Tidak terlalu panas, tidak pula terlalu dingin, esok paginya matahari akan bersinar dengan sinar surya lemah berwarna merah.
2. Sinar matahari yang bersinar tidak terlalu terik, cenderung redup.
3. Terbawa ke dalam mimpi.
4. Merasakan kekusyukan dalam beribadah.
Baca Juga: Bacaan Doa Malam Lailatul Qadar serta Keistimewaannya Bagi Umat Muslim di Bulan Ramadhan
Doa Malam Lailatul Qadar
Umat Muslim merayakan malam Lailatul Qadar karena menurut kepercayaan Islam, malam tersebut adalah saat kitab suci Al-Qur'an pertama kali diturunkan ke dunia. Lailatul Qadar terjadi ketika Quran pertama kali diturunkan dari surga kepada Nabi Muhammad SWT melalui malaikat Jibril.
Umat Muslim percaya bahwa malam Lailatul Qadar tidak seperti malam lainnya. Pahala yang dapat diperoleh seseorang pada malam tersebut tidak dapat disamakan dengan yang akan Anda dapatkan sepanjang hidup Anda.
Dalam Al-Qur'an juga disebutkan bahwa malam suci Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan, yang berarti bahwa beribadah kepada Allah SWT pada malam tersebut memberi Anda pahala seumur hidup. Untuk mendekatkan diri pada Allah SWT, seseorang harus membenamkan diri dalam doa dan membaca doa untuk mendapatkan kemurahan Tuhan.
Membaca doa malam Lailatul Qadar adalah penting dan memiliki potensi besar untuk mendapat berkat dan pahala yang dari Allah SWT. Adapun doa yang harus dibaca pada Malam Lailatul Qodar tersebut yakni sebagai berikut:
Allahumma innaka Afuwwun (Karimun) tuhibbul afwa fa'fu anni
Berita Terkait
-
5 Masjid Tempat Itikaf di Jakarta untuk Meraih Malam Lailatul Qodar Ramadhan 2022
-
5 Amalan Malam Lailatul Qadar serta Ciri-ciri Datangnya Malam Lebih Baik dari Seribu Bulan
-
Niat Sholat Malam Lailatul Qadar Beserta Tata Cara dan Doa yang Perlu Dibaca
-
Kapan Malam Lailatul Qadar di Ramadhan 1443 H? Berikut Hitungan Imam al Bukhari
-
Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar: Mentari Redup Hingga Bulan Separuh Bulat
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional
-
Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak
-
MK Minta Pemohon Uji Materi KUHP dan KUHAP Baru Cermati Gugatan Agar Tidak Bersifat Prematur