Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo menyoroti tingginya angka pernikahan dini di Jawa Tengah. Hal ini dibahas saat menghadiri acara Peringatan Hari Kartini tahun 2022 di Pendopo drh Soepardi, Kabupaten Magelang.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Ganjar memberikan pesan terhadap para ibu terkait isu pernikahan dini. Menurutnya, perempuan berperan penting dalam mencegah pernikahan dini yang cukup tinggi.
“Betul kan, Bu, kasih tahu. Nikah, nikah, nanti dulu. Suruh sekolah yang tinggi insyaallah itu akan manfaat. Kasih tahu tetangga-tetangganya. Kalau punya anak perempuan, jangan dinikahkan dulu,” kata Ganjar.
Ganjar menjelaskan, sebagian besar korban kekerasan pernikahan adalah perempuan. Ia pun mengajak kaum perempuan untuk fokus mengejar pendidikan terlebih dulu.
Hal ini juga bercermin dari Kartini, yang juga memiliki latar pendidikan baik. Terlebih, Ganjar menilai perempuan yang menikah muda biasa tidak memiliki kesiapan fisik dan mental dalam berkeluarga.
“Karena kalau sudah kawin muda biasanya mungkin fisik mentalnya tidak siap yang terjadi nanti tidak siap berkeluarga,” lanjutnya.
Dalam kesempatan ini, Ganjar turut memuji kegiatan kreatif yang dilakukan para perempuan di 35 kota/kabupaten di Jawa Tengah. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat dan bisa memberdayakan perempuan.
“Itu hebat sekali. Pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, trafficking, dan bicara pemberdayaan perempuan. Itu menurut saya kegiatan yang jempolan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ganjar menyebut persoalan-persoalan yang dihadapi perempuan itu tidak bisa diselesaikan pemerintah saja. Menurutnya, penting adanya dukungan dari seluruh pihak, terutama perempuan.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Sidak Pasar Wage Purwokerto, Temukan Hal Mengjutkan Soal Kenaikan Harga
“Selamat atas penghargaan ini dan mudah-mudahan ini sebagai pendorong panjenengan makin giat berprestasi, makin bisa berkontribusi. Kekuatan kita adalah bersama-sama, gotong royong,” katanya.
Pada kesempatan itu, Ganjar juga mendorong para perempuan berani bermimpi seperti sosok Kartini. Ia menilai perempuan masa kini harus menyiapkan masa depan mulai sekarang.
“Pesan saya dengan spirit Kartini ini gantungkan cita-citamu yang tinggi. Jadi habis gelap terbitlah terang itu mari kita buat penerangan-penerangan biar makin terang. Masa depan mesti disiapkan mulai sekarang,” pesannya.
Berita Terkait
-
Ganjar Pranowo Sidak Pasar Wage Purwokerto, Temukan Hal Mengjutkan Soal Kenaikan Harga
-
10 Gaya Seleb Berkebaya di Hari Kartini, Penampilan Aura Kasih Paling Disorot
-
Ganjar Cek Jalur Mudik Selatan Jateng: Jalannya Naik Turun dan Berkelok, Pemudik Harus Berhati-hati!
-
The Real Pacar Lima Langkah, Perempuan Ini Bikin Pasangan LDR Auto Minder
-
Pemudik Pakai Kendaraan Pribadi Via Tol Dianjurkan Bawa Urinoar Darurat
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya
-
Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?
-
50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?
-
Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja
-
Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia
-
PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan
-
Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia
-
Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan
-
Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi
-
Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi