Suara.com - Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin akan menjamu sekutu di Jerman untuk membahas kebutuhan keamanan Ukraina. Sementara itu, diplomat top Moskow mengatakan NATO terlibat dalam "perang proksi" dengan Rusia.
Ukraina mendesak Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk menekan Rusia agar mengevakuasi pelabuhan Mariupol yang terkepung.
Guterres akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov di Moskow pada Selasa (26/04). Sekjen PBB "harus fokus terutama pada satu masalah, evakuasi Mariupol," kata Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba kepada The Associated Press dalam sebuah wawancara.
"Ini benar-benar sesuatu yang mampu dilakukan oleh PBB. Dan jika dia (Sekjen PBB) menunjukkan kemauan politik, karakter, dan integritas, saya berharap itu akan memungkinkan kita untuk membuat satu langkah maju," katanya.
Pasukan Rusia telah mengepung pejuang di benteng terakhir Ukraina di pabrik baja Azovstal, tetapi diperkirakan 100.000 warga sipil juga terjebak di sana. Kuleba juga mengatakan dia khawatir Guterres bisa jatuh ke dalam "perangkap" Kremlin, berkaca dari perjalanan pejabat asing ke Moskow menjelang invasi pada 24 Februari lalu sebagai bukti diplomasi yang mendikte Kremlin.
Pada Kamis (28/04), Guterres diperkirakan akan menuju ke Ukraina untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Volodymyr Zelenskyy dan Kuleba. AS akan menjadi tuan rumah pertemuan sekutu di Jerman Amerika Serikat berharap para pejabat lebih dari 20 negara menghadiri pertemuan pada Selasa (26/04) di Pangkalan Udara Ramstein, Jerman, untuk membahas cara mempersenjatai Ukraina.
Menteri Pertahanan Lloyd Austin menjadi tuan rumah acara tersebut setelah melakukan perjalanan ke Kyiv. Ia menjanjikan dukungan tambahan kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg diharapkan menghadiri pertemuan tersebut, bersama dengan perwakilan dari negara-negara NATO dan non-NATO. Dalam sambutannya di Kyiv, Austin mengatakan dia ingin "melihat Rusia melemah ke titik di mana ia tidak dapat melakukan hal-hal seperti menginvasi Ukraina."
Jenderal Mark Milley, Ketua Kepala Staf Gabungan AS, menyatakan tujuan utama pembicaraan itu adalah untuk menyinkronkan dan mengoordinasikan bantuan keamanan ke Kyiv yang mencakup persenjataan berat, seperti artileri howitzer dan drone serta amunisi yang dipersenjatai dengan baik.
Baca Juga: Rusia Peringatkan Jangan Remehkan Soal Perang Nuklir atas Ukraina
"Beberapa minggu ke depan akan sangat, sangat kritis," kata Milley kepada wartawan yang bepergian bersamanya ke Jerman.
"Mereka membutuhkan dukungan berkelanjutan agar berhasil di medan perang. Dan itulah tujuan konferensi ini."
Lavrov: NATO terlibat dalam 'perang proxy' dengan Rusia
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan kepada televisi pemerintah Rusia bahwa NATO "pada dasarnya terlibat dalam perang dengan Rusia melalui proxy" dengan memasok senjata ke Ukraina.
Berbicara kepada Saluran Pertama Rusia, dia berkata, "senjata-senjata ini akan menjadi target yang sah bagi militer Rusia."
"Fasilitas penyimpanan di Ukraina barat telah menjadi sasaran lebih dari sekali [oleh pasukan Rusia].
Berita Terkait
-
Alarm Keamanan Digital, Indonesia Dihantam 15 Ribu Serangan Seluler di Kuartal I 2026
-
Gempa NTT Tewaskan 14 Orang, Puluhan Rumah Rusak hingga Warga Butuh Makanan
-
10 Mobil Terlaris 2026: Juli BYD Atto 1 Kudeta Innova, Mobil Niaga Laku Keras
-
Miss Earth Indonesia 2025 Putri Andriani Juficha Meninggal Dunia Tepat di Hari Ulang Tahunnya
-
Sudah 99 Persen Siap, Sejumlah Mantan Presiden dan Wapres Pastikan Hadir Upacara HUT RI di Istana
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari
-
Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya
-
Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT
-
Data Sering Nyangkut, DPRD DKI Minta Mekanisme Sanggah Manual untuk Desil Warga
-
Cara Pakai Tinted Sunscreen Yang Benar Ala dr Zie Untuk Samarkan Flek Hitam
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin
-
Kawasan Hutan 60 Hektare Diduga Punya Anggota DPRD Kampar, Belum Ada Tersangka