Suara.com - PT Kereta Api Indonesia atau KAI menyebut sebanyak 1,8 juta tiket kereta api ludes terjual pada momen mudik Idul Fitri tahun ini. Angka tersebut setidaknya terhitung sejak penjualan di H-10 lebaran hingga H-2 saat ini.
"Sampai dengan hari ini ada sekitar 1,8 juta tiket yang sudah yang sudah dibeli oleh masyarakat," kata VR Public Relationship PT KAI, Joni Martinus dalam diskusi bertajuk 'Nanti Kita Cerita Tentang Mudik Hari Ini' secara daring, Sabtu (30/4/2022).
Joni menyampaikan, pembelian tiket paling banyak terjadi pada H-3 kemarin dengan jumlah mencapi 126 ribu tiket ludes terjual. Bukan hanya dari Jakarta, tiket perjalanan terhitung dari semua kota di Indonesia.
"Ada 126 ribu tiket di H-3 kemarin. Ini yang arus mudik ya artinya orang yang menggunakan kerrta api di masa arus mudik kemarin. Jadi tidak hanya dari jakarta saja tapi dari Bandung, Semarang misalnya. Jadi betul untuk semua perjalanan," ungkapnya.
Adapun Joni mengatakan, jumlah 1,8 juta tiket yang terjual tersebut hampir mencapai jumlah angka tiket yang dipersiapkan KAI yakni sebanyak 2,5 juta.
Lebih lanjut, Joni mengatakan, hingga kekinian minim terjadi penumpukan penumpang di stasiun-stasiun kereta. Pasalnya, KAI juga telah melakukan antisipasi dimana menambah sejumlah perjalanan.
"Kami selama masa angkut lebaran ini ya mengantisipasi lonjakan mudik itu menjalankan atau mengoperasikan ada 41 perjalanan kereta api tambahan setiap hari mas. Sehingga ini efektif untuk mengabtisipasi lonjakan arus mudik tahun ini," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional