Suara.com - Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan informasi yang menyebut ada komplotan perampok menyantroni sebuah rumah kosong di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Dalam aksinya, kawanan perampok itu menggunakan mobil Mercy, namun aksi mereka kepergok warga hingga berujung aksi massa.
Unggahan akun Instagram @seputar.sunter menampilkan sebuah video yang memperlihatkan mobil Mercy itu dalam kondisi ringsek. Kerusakan itu tampak berada pada bagian depan.
Dalam video itu terlihat pula seorang pria yang diduga pelaku sudah dalam kondisi babak belur. Pria itu kemudian digiring masuk ke dalam mobil tersebut.
Dalam narasi yang ditambahkan pada kolom caption, akun tersebut menulis jika kawanan pelaku sempat kabur menggunakan mobil. Parahnya mereka sempat menabrak sejumlah driver ojek online.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan membenarkan adanya insiden tersebut. Dia mengatakan, aksi pencurian terjadi pada Jumat (29/4/2022). kemarin.
Total ada tiga pelaku, mereka adalah Yudi Saputra (52), Ahmadi (52), dan Widodo (44). Saat kejadian berlangsung, mereka dipergoki oleh korban pemilik rumah berinisial AN.
"Adapun awal mula kejadian, menurut keterangan korban AN, pada saat itu korban baru sampai depan rumah, kemudian korban melihat ada dua orang laki laki tidak dikenal sedang mencongkel pintu rumah," kata Zulpan dalam keterangannya.
Usai terpergok sedang mencongkel pintu rumah, ketiga tersangka langsung kabur. Sontak korban berteriak dan berusaha mengejar.
Baca Juga: Istri Sendirian di Rumah Ditinggal Tarawih Disatroni Perampok di Kediri, Alami Luka Sabetan Celurit
"Para pelaku panik dan berusaha melarikan diri mengendarai mobil Mercy. Korban mengejar sambil berteriak 'maling... maling...' sehingga mengundang warga sekitar," beber Zulpan.
Warga yang mendegar teriakan korban langsung terpancing dan mengejar para pelaku. Sesaat dikejar para pelaku akhirnya tertangkap.
"Tim Opsnal yang dipimpin Panit Iptu Fernando mendengar teriakan tersebut dan kemudian melakukan pengejaran dan penangkapan," ucap dia.
Dari tangan ketiga tersangka, polisi menyita barang bukti dari para pelaku seperti 1 buah linggis, 2 buah obeng, 5 unit ponsel, tas, dompet serta 1 unit mobil Mercy. Kekinian ketig tersangka sudah ditahan.
"Selanjutnya dibawa ke Polsek Tanjung Priok untuk dilakukan penyidikan. Periksa tersangka," imbuh Zulpan.
Berita Terkait
-
Kawanan Perampok Ber-Mercy Sasar Rumah Kosong di Tanjung Priok, Babak Belur Dihajar Massa
-
Istri Sendirian di Rumah Ditinggal Tarawih Disatroni Perampok di Kediri, Alami Luka Sabetan Celurit
-
Istri Sendirian di Rumah saat Tarawih, Perampok Beraksi dan Gasak Perhiasan Korban
-
Drama Penangkapan Perampok di Tol Pasir Koja Bandung, Polisi Keluarkan Tembakan Peringatan
-
Viral! Operasi Tangkap Perampok di Tol Pasir Koja Bandung Berjalan Dramatis bak Film, Sampai Ditembak Berkali-kali
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Belum Teridentifikasi
-
Sebut Narasi Ferry Irwandi 'Sesat Pikir' di Kasus Chromebook, Pengamat: Hukum Itu Fakta, Bukan Opini
-
14 Orang Tewas di Tragedi Maut Bekasi Timur, Media Asing Soroti Keselamatan Transportasi RI
-
DPR Desak Pemerintah Benahi Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Maut di Bekasi
-
Basarnas Ungkap Alasan Lokomotif KA Argo Bromo Tak Langsung Dievakuasi: Ada Nyawa yang Terjepit
-
Buntut Kekerasan di Daycare Jogja, Komisi X DPR Segera Panggil Mendikdasmen untuk Evaluasi Total
-
Haru dan Cemas, Warga Padati Pos Pengaduan Cari Kabar Korban Tabrakan KRL
-
Krisis Tersembunyi di Balik Belanja Online: Tanpa Regulasi Jelas, Sampah Kemasan Jadi Bom Waktu
-
Dirut KAI: Evakuasi KA Argo Bromo 100 Persen Rampung, KRL ke Cikarang Masih Dihentikan
-
Kisah Mantan Penjudi Takut Nonton Pertandingan Piala Dunia 2026, Kenapa?