Suara.com - Korban kebakaran di RW01 Pasar Gembrong, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, menantikan bantuan hunian baru dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Ketua RW01 Cipinang Besar Utara, Maju Saiman mengatakan saat ini sebagian warga Pasar Gembrong masih bertahan di lokasi pengungsian.
"Sebagian ada yang pulang kampung, sebagian ada yang cari kontrakan baru sampai rumah dibangun sehingga bisa ditempati," kata Maju Saiman di Jakarta, Senin (2/5/2022).
Pria yang akrab disapa Yongki itu menjelaskan setelah Idul Fitri rencananya akan dilakukan pendataan kembali warga yang terdampak korban kebakaran pada 24 April 2022 tersebut.
"Kami melakukan pendataan dan bekerja sama dengan pihak kelurahan dan kecamatan untuk arahan selanjutnya," ujar Yongki.
Lebih lanjut, Yongki mengatakan bahwa rencananya juga warga RW01 akan melakukan kegiatan kerja bakti untuk membersihkan sisa puing kebakaran yang menghanguskan sekitar 400 bangunan tersebut.
"Rencana terdekat kami akan mengadakan kegiatan kerja bakti. Kemudian pendataan pengontrak dan pemilik, baru sosialisasi apa dari pemerintah daerah," tutur Yongki. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
2 Kali Kena Covid-19, Ashanty Tetap Sambut Jabat Tangan Korban Kebakaran Pasar Gembrong
-
Ashanty Serahkan 4 Ton Bantuan Sembako hingga Obat-obatan untuk Korban Kebakaran Pasar Gembrong
-
Terpopuler: Mohamad Taufik Dilirik Banyak Parpol Lain, Jakarta Darurat Sampah
-
Cerita Korban Kebakaran Pasar Gembrong: Panik Selamatkan Anak Istri
-
Tinggal di Pengungsian, Korban Kebakaran Pasar Gembrong Butuh Peralatan Mandi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko