3. Umat Muslim salat di depan Gereja Koinonia di Jakarta Timur
Tak hanya Gereja Kayutangan dan GKJ Joyodiningratan, pelataran GPIB Koinonia yang terletak di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur juga menjadi lokasi salat Id bagi umat Muslim. Lautan baris para jemaat salat tampak memenuhi jalan depan gereja tersebut dan tampak khidmat dalam melaksanakan salat Id.
4. Pemuda gereja membagikan koran untuk jemaah Salat Id
Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Kota Ternate juga turut menunjukan toleransi dengan membagi dan mengumpulkan koran untuk alas salat Id yang diselenggarakan oleh umat Muslim setempat.
Ketua AMGPM mengungkapkan bahwa aksi sosial tersebut adalah kedua kalinya dan akan menjadi sebuah agenda rutin untuk memupuk toleransi dan persaudaraan.
"Ini merupakan kegiatan kedua dan menjadi agenda rutin setiap perayaan Idul Fitri, selain itu kehadiran AMGPM untuk membangun tali silaturahim dan memupuk rasa persaudaraan antarumat beragama di Kota Ternate," kata Kigen Lokulalan di Ternate, Senin (2/5/2022).
5. Pecalang di Bali jaga salat Id
Toleransi antar agama saat Idul Fitri juga terjadi di Pulau Dewata, dibuktikan dengan para pecalang atau polisi adat Bali turut menjaga keamanan para umat Muslim yang melaksanakan salat Id.
Momen tersebut dibagikan oleh akun TikTok @melalibali yang mengunggah sebuah video potret para pecalang yang menjaga keamanan jemaat Masjid An Nur di jalan Diponegoro dan Masjid Suci di jalan Pulau Buru Denpasar.
6. Umat Kristiani di Jogja beri ucapan selamat ke jemaah usai salat Id
Potret toleransi berikutnya ditunjukan oleh umat Kristiani di desa Pringgodani, Sleman, Yogyakarta.
Momen tersebut dibagikan melalui video yang diunggah oleh akun Twitter @FXHarminanto.
Dalam video tersebut, tampak barisan jemaat salat Id yang bersalaman dengan umat Kristiani di desa Pringgondani. Harminanto juga menjelaskan bahwa tradisi warga lokal tersebut sudah berjalan sekian lama namun sempat absen karena pandemi.
Baca Juga: Terpopuler Kemarin: Gereja Kayutangan Malang Beri Ruang Warga Menggelar Shalat Idulfitri
"Sugeng Riyadi sedaya rencang (selamat hari raya, saudaraku semua)," tulis Harminanto di keterangan video tersebut.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Viral Jemaah Pria Wanita Salat Ied Tampak Bercampur hingga Ada yang Asyik Makan Jajan, Publik Geram: Dikira Tamasya?
-
Jalan Padang Panjang Macet Disertai Hujan, Netizen: Selamat Bermacet Ria
-
5 Kejadian Viral saat Salat Idul Fitri, Ketiduran hingga Salat di ATM
-
Nikmati Lebaran Idul Fitri, Jokowi Bermain Bareng Cucu di Istana Yogyakarta
-
5 Peristiwa Kebakaran Besar dari Bulan Puasa hingga Idul Fitri, Terbaru di Dermaga Cilacap
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar