Suara.com - Arus kendaraan yang melintas di sepanjang jalur mudik saat arus balik lebaran tahun ini di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meningkat 70 persen.
Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Komisaris Besar Polisi Djoni Widodo memastikan, meski begitu pergerakan kendaraan yang melaju di sepanjang jalur mudik masih terpantau aman dan lancar.
"Alhamdulillah, patut kita syukuri arus lalu lintas hingga kini terpantau aman dan lancar, meskipun ada peningkatan jumlah kendaraan dengan capaian 70 persen dibandingkan tahun lalu," katanya seperti dikutip Antara di Mataram pada Rabu (4/5/2022).
Namun, ia tetap mengimbau pengendara untuk menaati aturan lalu lintas agar terhindar dari ancaman kecelakaan.
"Kalau mengantuk, pusing atau kelelahan, silakan singgah di pos-pos polisi atau gerai-gerai terpadu pengamanan mudik, di sana bisa menjadi pilihan untuk sekadar istirahat," ujarnya.
Pengamanan arus balik Lebaran yang termasuk dalam rangkaian Operasi Ketupat Rinjani 2022 akan berakhir pada Senin (9/5/2022). Pada saat yang bersamaan, akan diberlakukan pengamanan, bertepatan dengan perayaan budaya tradisional Suku Sasak, yakni Lebaran Ketupat.
"Jadi, di NTB, khususnya di Lombok, ada istilah Lebaran Ketupat, pelaksanaannya sepekan setelah Idul Fitri, biasanya warga pergi ke tempat rekreasi atau wisata dan tak jarang memadati jalan raya. Pada momentum itu, kami akan tingkatkan pengamanan," kata dia.
Pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas atau pengalihan arus kendaraan apabila terjadi kepadatan di jalan, khususnya yang menuju kawasan wisata.
"Hal-hal situasional sudah kami antisipasi dan itu semua sudah dipahami oleh petugas di lapangan," ujarnya. (Antara)
Baca Juga: Arus Balik Belum Terlihat, H+2 Lebaran di Bandara YIA Masih Lebih Banyak Penumpang Kedatangan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI