Suara.com - Pemukim Israel mengibarkan bendera nasional di atas Masjid Ibrahimi di kota Hebron, Tepi Barat, menjelang Hari Kemerdekaan Israel, lapor media lokal pada Rabu (4/5/2022).
Nedal al-Jaabari, kepala Wakaf Hebron, atau wakaf Islam, yang bertanggung jawab mengelola masjid, mengutuk tindakan itu “sebagai provokasi terhadap perasaan umat Islam dan pelanggaran terhadap kesucian tempat-tempat suci dan semua konvensi dan norma internasional,” tulis kata kantor berita Palestina WAFA.
Menurut WAFA, sekelompok pemukim yang dijaga pasukan Israel menempatkan bendera di atas Masjid Ibrahimi untuk merayakan Hari Kemerdekaan Israel yang dimulai pada Rabu malam.
Pada 25 Februari 1994, saat salat Subuh di Masjid Ibrahimi, ratusan warga Palestina diserang dalam penembakan massal dan pengeboman.
Serangan mengerikan itu menewaskan 29 jemaah dan puluhan lainnya terluka.
Warga Palestina mengatakan serangan itu direncanakan oleh sekelompok pemukim Yahudi dengan bantuan tidak langsung dari tentara Israel, yang tidak berada di tempat kejadian.
Muslim sangat menghargai Masjid Ibrahimi, karena mereka percaya itu dibangun di atas makam Nabi Ibrahim (Nabi Ibrahim).
Pemukim Yahudi juga memuja tempat itu dan menyebutnya Gua Patriark karena kepercayaan mereka makam Nabi Ibrahim dan istrinya Sarah terletak di gua bawah masjid. (Sumber: Anadolu)
Baca Juga: Iran Bersiap Eksekusi Mati Mata-mata Israel 21 Mei
Berita Terkait
-
Iran Bersiap Eksekusi Mati Mata-mata Israel 21 Mei
-
Israel Lakukan Serangan Brutal ke Masjid Al Aqsa, AWG Imbau Seluruh Khatib Idul Fitri Sampaikan Ini
-
Profil Ariel Sharon Perdana Menteri Israel Dikutuk Dunia, Jadi Dalang Perang Palestina
-
Stef Wertheimer, Orang Terkaya Israel yang Jual Asetnya dan Fokus Perdamaian Palestina
-
Memanas Lagi, Tentara Israel Tembak Mati Warga Palestina di Tepi Barat
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?