Suara.com - Pemerintah telah kembali mengizinkan masyarakat melakukan mudik setelah dua tahun sebelumnya dilarang karena pandemi Covid-19. Hal ini berdampak pada penurunan kinerja lalu lintas di Jakarta.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan penurunan terjadi pada volume kendaraan dan kecepatan rata-rata di jalanan ibu kota selama 29 April sampai 2 Mei ketika Hari Raya Idul Fitri.
Mulai 29 April, pihaknya mencatat volume kendaraan harian di Jakarta mencapai 113.119 unit kendaraan roda satu dan dua. Lalu berangsur-angsur turun pada 30 April jadi 96.128, dan 1 April 84.224.
"Volume kendaraan paling rendah ketika lebaran dengan jumlah 76.797 kendaraan," ujar Syafrin kepada wartawan, Kamis (5/4/2022).
Volume kendaraan pada jam sibuk juga mengalami penurunan. Pada pagi hari tanggal 29 April mencapai 100.480 unit.
Sementara ketika 1 Mei menyusut hingga 62.053 unit dan 2 Mei 59.392.
Di sore hari, volume kendaraan juga menurun dari 125.129 pada 29 April dan turun hingga 84.115 ketika 2 Mei.
Selanjutnya, kecepatan rata-rata kendaraan harian mengalami peningkatan seiring dengan lengangnya jalanan ibu kota. Pada 29 April, kecepatan rata-rata berada di angka 33,5 km/jam. Lalu keesokan harinya meningkat sedikit jadi 33,6 km/jam.
Kenaikan paling signifikan terjadi pada 1 Mei dengan angka 35,2 km/jam. Namun, ketika Hari Raya Idul Fitri pada tanggal 2 Mei rata-rata kecepatan harian kembali turun.
Baca Juga: Mulai Ada Pergerakan Arus Balik, Polisi Terapkan Sistem One Way Dari Km 188 Palimanan-Km 72 Cikampek
"Kecepatan rata-rata kendaraan harian pada 2 Mei 33,1 km/jam," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan