Suara.com - Bencana banjir sudah berkali-kali terjadi di Indonesia, salah satunya karena sampah yang memenuhi selokan air maupun sungai.
Namun nyatanya masih banyak orang yang nekat membuang sampah ke sungai, salah satunya seperti yang dilakukan bapak ini. Bahkan bapak ini dengan santai membuang satu tong sampah yang telah dibawanya dari rumah, ke dalam sungai.
Seorang warga yang berada tak jauh dari sana berhasil merekam aksi tidak bertanggung jawab yang terjadi di Jembatan Pocong, Jember, Jawa Timur tersebut.
Tampak bapak-bapak itu datang dengan menaiki sepeda motornya sambil membawa sebuah wadah sampa, lantas memarkirkannya di tepi jalan yang masih sepi.
Bapak-bapak itu kemudian mengangkat dan menuangkan isi tong sampahnya dari atas jembatan. Seluruh aksinya ini dilakukan tanpa beban, seolah adalah hal yang wajar untuk membuang sampah ke sungai.
"Seorang warga berhasil merekam seorang bapak saat membuang sampah ke sungai dari Jembatan Pocong, Jember, Jawa Timur. Sabtu (7/5/2022) sekitar pukul 04.50 WIB," tulis akun Instagram @terangmedia yang memviralkan video tersebut.
"Diduga aksi tersebut sudah sering dilakukan oleh si bapak saat kondisi jalan masih terlihat sepi di pagi hari," imbuhnya, dikutip Suara.com pada Sabtu (7/5/2022).
Namun bukan cuma sikap santai bapak-bapak itu yang membuat publik tidak habis pikir. Sikapnya ketika ditegur sang perekam video juga membuat publik geleng-geleng kepala.
"Kok dibuang ke sungai, Pak?" tanya si perekam video, yang ternyata hanya dijawab dengan anggukan ringan bapak itu lalu segera pergi dari sana. Bahkan bapak itu bersikap sangat santai sambil mengisap rokoknya.
Baca Juga: Trending Topic! 9 Curhat Warganet Pamer Tagihan Paylater, Bikin Ngelus Dada
Sontak aksi tak bertanggung jawab bapak-bapak ini menuai beragam komentar dari warganet. Banyak yang meyakini masyarakat seperti inilah yang nantinya juga paling kencang menyalahkan pemerintah apabila terjadi banjir.
"Giliran banjir nyalahin pemerintah," sindir warganet.
"Negornya takut-takut... sudah dibuang baru ngomong...," kata warganet, ganti mengomentari si perekam video yang terdengar ragu-ragu untuk menegur bapak itu.
"Ntar kalo rumahnya kesapu banjir, nyalahin pembuat kebijakan.... lawaasss," kritik warganet.
"Bener ya semua harus kita benahi dan mulai dari diri sendiri. Meskipun ada keharusan untuk menegur, oh percayalah kawan. Kadang kita menegur tapi nantinya merasa kita yang paling salah karena di bentak atau di marahi oleh orangtua," timpal yang lainnya.
Untuk video selengkapnya dapat disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
Trending Topic! 9 Curhat Warganet Pamer Tagihan Paylater, Bikin Ngelus Dada
-
Viral Bocil Takbiran sambil Asyik Main Game, Netizen: Seimbang Dunia Akhirat
-
Tanjakan Gentong Macet Bawa Rezeki untuk Tim Ganjal Kendaraan, Publik: Sehat Selalu Pejuang Nafkah
-
Penginjak Al-Quran di Sukabumi, Motif Masalah Rumah Tangga hingga Dicap sebagai Manusia Akhir Zaman
-
Viral Piknik Estetik Sambil Masak di Pinggir Pantai, Gagal Seketika Karena Hal Ini
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter