Suara.com - Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) terekam tengah disidang oleh gurunya di depan kelas.
Siswa tersebut dipanggil bukan tanpa sebab. Pasalnya, siswa itu diduga kerpegok tengah menonton video porno.
Pada video yang diunggah oleh akun instagram @dagelanviral, seorang guru tengah memeriksa ponsel anak murid.
Beberapa siswa laki-laki berdiri dengan awas di depan meja guru tersebut.
Dalam video itu, terlihat sang guru tengah menghapus file-file yang diduga video porno di ponsel anak muridnya itu.
"Kepergok nonton b*k*p," tulisan dalam video.
"Banyak banget koleksinya," tambah akun Instagram @dagelanviral.
Siswa SMP yang masih kisaran usia 12 sampai 15 tahun tentu merubakan rentang usia yang seharusnya tak boleh menonton film atau video dewasa.
Video tersebut tentu menapatkan berbagai respons dari warganet.
"Langsung digibahin terus sampe lulus," komentar warganet.
"Orang tuanya kemana ya," imbuh warganet lain.
"Mungkin anak itu belum mengenal channel telegram VVIP," timpal lainnya.
"Kirain lagi nobar," tulis warganet di kolom komentar.
"Bandar twitter nih kayaknya," balas warganet lain.
"Mau jadi apa kamu nak," tambah warganet.
Saat berita ini dibuat, video tersebut telah disaksikan ribuan kali dengan puluhan respons di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional