Sama dengan kota Yogyakarta, kota Solo juga memiliki tradisi grebeg swayal. Grebeg syawal di Solo dilaksanakan dengan membawa dua gunungan berisi hasil bumi dan jajan pasar. Masing-masing gunungan itu memiliki nama yaitu gunung jaler dan gunung setri. Gunung jaler dibawa ke Masjid Agung Surakarta, sedangkan gunungan setri dibawa ke Keraton Solo.
3. Bancaan Kampung Singaraja
Warga Kampung Singaraja di Bali juga melaksanakan tradisi syawalan. Jadi di sana, tidak hanya ada warga Hindu melainkan ada juga warga beragama Islam dan memiliki tradisi sendiri berkaitan dengan bulan Syawal.
Masyarakat di Kampung Singaraja ini akan melaksanakan tradisi bancaan yang menjadi simbol bahwa antra umat beragama dapat hidup berdampingan dan saling menghormati.
4. Barong Ider Bumi Banyuwangi
Ada sebuah tradisi unik lainnya di Banyuwangi yang disebut dengan Barong Ider berkaitan dengan bulan Syawal. Tradisi ini dilaksanakan di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Barong Ider merupakan tradisi di mana masyarakat menggelar ritual tolak bala. Masyarakat mengarak figur mitologi Barong dengan tujuan untuk mengusir bencana dan menolak berbagai jenis penyakit ke kehidupan masyarakat sekitar.
Demikian itu informasi dan tradisi yang berkaitan dengan Syawalan. Semoga informasi yang menjelaskan tentang apa itu Syawalan ini bermanfaat dan Anda dapat mengambil hikmahnya.
Kontributor : Mutaya Saroh
Baca Juga: Sambut Syawalan Lebaran Ketupat, Warga Jepara Lomba Panjat Pinang di Laut
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat