Di Jalan Bumi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan atau tepatnya di depan SMPN 29 itu lah para pembegal memulai aksinya. Motor yang dikendarai Prada Junior itu mulai dipepet oleh satu motor dari kawanan begal.
Salah seorang pelaku bahkan sempat melemparkan batu yang disembunyikan di dalam jaketnya ke arah dua prajurit tersebut. Batu yang dimaksud merupakan batako berukuran besar.
"Sempat kita hindari, kalau kita tidak menghindar mungkin kita (terluka)," ujarnya.
Berhasil menghentikan laju motor yang dibawa prajurit, satu pelaku sempat meminta untuk menyerahkan barang-barang yang dibawa. Karena itu lah keduanya menyimpulkan kalau gerombolan tersebut berupaya untuk melakukan pembegalan.
Alhasil Prada Ardian langsung turun dari motor dengan maksud menangkap salah satu pelaku. Meski sempat memegang penutup kepala dari jaket yang dikenakan pelaku, Prada Ardian masih belum bisa menangkapnya.
Ia bersama Prada Junior lantas melakukan pengejaran terhadap pelaku yang mulai kocar-kacir. Menurutnya, para pelaku mulai berpencar dengan cara membawa motor ke arah yang berbeda-beda.
Kendati demikian, Prada Ardian dan Prada Junior tetap melakukan pengejaran sampai akhirnya berhasil memepetkan motornya ke motor pelaku. Keduanya sempat menendang motor pelaku supaya terjatuh.
Pada situasi tersebut, dua dari sembilan pelaku sempat melakukan perlawanan dengan memukul Prada Ardian. Meskipun satu orang berhasil lolos, namun ada satu pelaku yang bernama Muhamad Rizky sempat berusaha melawan saat hendak diamankan oleh dua prajurit.
"Ternyata yang belakang ini lari di sebelah saya, menyusul untuk temannya yang pertama, kita tendang terjatuh adapun dia perlawanan, memukul, dan menendang, kita mencoba untuk meringkus dia," ungkap prajurit asal Sragen itu.
Baca Juga: Berusaha Melawan, Pembegal Layangkan Pukulan ke Prajurit TNI AD di Kebayoran Baru
"Iya (sempat duel), berdua saya yang mencoba untuk mengunci, Prada Junior yang mencoba untuk melumpuhkan," sambungnya.
Prada Ardian mencoba untuk mencari identitas dari pelaku namun tidak menemukannya. Pun ia melihat motor yang dikendarai pelaku tidak memiliki plat nomor.
Akhirnya Prada Ardian dan Prada Junior membawa pelaku ke Polsek Kebayoran Lama dan dilimpahkan ke Polsek Kebayoran Baru sesuai dengan tempat kejadian perkara.
"Setelah dia mengaku dia sudah tidak bisa bergerak lari karena kita pegangin dia mengaku kita bawa ke Polsek Kebayoran Lama. Dari Polsek Kebayoran Lama dia diterima oleh piket, terus Unit Reskrim dari Polsek Kebayoran Lama mencoba untuk olah TKP, setelah olah TKP ditemukan bukti dan ditemukan disitu wilayah Kebayoran Baru maka diserahkan ke Kebayoran Baru."
Sembilan Begal Tertangkap
Polisi langsung berhasil menangkap delapan pelaku yang mencoba membegal anggota TNI di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu, (7/5/2022).
Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan para pelaku langsung diringkus kurang dari 24 jam sejak kasus ini dilaporkan ke Polsek Kebayoran Baru.
"Betul sudah diamankan delapan orang pelaku," kata Budi, Selasa (10/5/2022).
Budhi menyebut saat ini kedelapan pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif.
"Kurang dari 24 jam sejak dilaporkan dan diserahkan ke kami," ujarnya.
Berita Terkait
-
Berusaha Melawan, Pembegal Layangkan Pukulan ke Prajurit TNI AD di Kebayoran Baru
-
Cerita 2 Anggota TNI Lawan 9 Begal: Tendang Motor Pelaku hingga Dilempar Batako
-
Cerita Prada Ardian dan Prada Junior, Pagi Buta Belanja ke Pasar, Pulang-Pulang Duel Lawan Begal
-
Akhirnya Polisi Ringkus 8 Pelaku Begal 2 Anggota TNI di Kebayoran Baru
-
Komplotan Begal Terhadap Prajurit TNI di Kebayoran Baru Masih Remaja Tanggung, Tenggak Miras Sebelum Beraksi
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang
-
Foundation Viva Mana yang Paling Tahan Lama? Ini Pilihan dengan Klaim Waterproof dan Long Lasting
-
Ketika Institusi Publik Menjadi Arena Eksperimen Kebijakan
-
Kasus Debt Collector Kredivo di Purworejo Berakhir Damai, Perusahaan Perkuat Pengawasan Penagihan
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?